Yesus Bukan Tuhan…!!!


Opini yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan adalah suatu yang sangat mengada-ada, dan bahkan tidak dengan benar mengkaji Bible (Perjanjian Baru) itu sendiri. Mengapa tidak, merupakan suatu hal yang sangat tidak beralasan jika dengan suatu ayat dari Bible yang berbunyi, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga” (5:17), dapat dikatakan bahwa Yesus mempunyai zat ketuhanan.

Apalagi jika dinyatakan bahwa Allah dan Yesus adalah satu hakikat, karena pada ayat di atas kata-kata “Bapa-Ku… maka Aku..” dengan jelas menegaskan adanya perbedaan dimensi antara Bapa dan Aku. Jadi alangkah lebih baik jika perkataan Bapa yang dilontarkan oleh Yesus adalah suatu ekspresi kedekatan yang sangat antara dirinya sebagai seorang hamba dengan Allah swt sebagai sang Khalik.

Hal ini dipertegas dalam Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah”. Arti dari ayat tersebut dengan jelas mengatakan bahwa siapa saja yang membawa kedamaian maka dia bisa saja disebut sebagai anak-anak Allah seperti kedekatan ayah dengan anak-anaknya. Dan ayat-ayat seperti ini banyak terdapat di dalam Bible.

Mengenai ayat pertama yang saya singgung di atas, ada opini yang menyatakan,”…ketika Yesus menyatakan bahwa “Bapa”-Nya “bekerja sampai sekarang”, Dia secara implisit mengklaim diri-Nya sebagai Anak Allah, dengan hak untuk mengikuti pola pekerjaan yang Allah sendiri tetapkan.” Dari kata-kata yang bergaris bawah, dapat kita artikan dengan mudah bahwa Yesus mengikuti apa yang diperintahkan dan yang ditetapkan oleh Allah, dan bahwa Yesus tidak punya kuasa untuk melakukan sesuatu karena dia adalah pengikut suatu ketetapan yang ditetapkan oleh Allah swt.

Beberapa keterangan dari Bibel yang mendukung penolakan atas ketuhanan Yesus adalah:

  1. Yesus sujud menyembah kepada Allah (Matius 26:39 dan Markus 14:35-36);
  2. Ketika disalib, Yesus berteriak memohon pertolongan kepada Allah (Matius 27:46 dan Markus 15:34, teks ini sebenarnya dikarang dari Mazmur 22:2-6);
  3. Yesus juga tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat (Markus 13:31-32);
  4. Bahkan, Yesus menyuruh umatnya untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah (Matius 6:9-13).

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa Yesus adalah manusia biasa, tidak sama dengan Allah, dan tidak memiliki sifat ketuhanan. Alangkah baiknya jika kita bisa berfikir lebih rasional…

Wallahu ‘alam bish showab

About these ads

18 responses to “Yesus Bukan Tuhan…!!!

  1. # Ketika disalib, Yesus berteriak memohon pertolongan kepada Allah (Matius 27:46 dan Markus 15:34, teks ini sebenarnya dikarang dari Mazmur 22:2-6);
    saya ingin bertanya betulkah ini dikarang dari mazmur? ada buktinya ga?atau ada di buat dibawah dari isinya itu dikarang oleh seseorang?tolong konfirmasinya yah

  2. Dimana mana selalu aja Yesus bukan Tuhan.Sekarang saya bertanya ‘Tuhan yg esa’ apa maksudnya?Apanya yg esa? Setahu saya,ucapan Tuhan yg esa sudah ada sejak zaman nabi Adam sampai saat ini.Tapi terbukti dari penyembah Tuhan yg esa tiada seorang pun yg betul2 dekat dgnNya.Umumnya mereka hanya tahu berseru nyaring karena mereka menganggap Tuhan itu jauh tempatnya di sorga dan berharap setelah meninggal dapat dibangkitkan kembali untuk bertemu dgn Tuhan.Ironisnya sang Hakimnya Yesus yg selalu direndahkan.Mengapa harus Yesus,mengapa bukan Tuhan yg esa.Makanya saya bertanya,’Tuhan yg esa itu apa maksudnya?’Apa dimensinya yg esa itu? Apakah 1,2,3,4 dimensi atau tanpa dimensi.Hal ini perlu diketahui karena masalah Tuhan yg esa bukan sekedar ucapan di mulut,tapi kehidupan yg bersekutu dekat dgn Tuhan seperti yg dilakoni Yesus.

    Lalu dimensi yg mana dilakoni Yesus?Ya dimensi Tritunggal;Allah Bapa,Anak dan Roh Kudus.Hal ini bukan untuk menunjuk oknum siapa Bapa,Anak,Roh Kudus seperti pertanyaan Yahudi dan pernyataan Islam.Tapi aksi hidup bersekutu dgn Allah yg esa.Tritunggal yg dilakoni Yesus begini: Bapa adalah kasih artinya hendaklah kita mengasihi,Anak adalah pengorbanan artinya 5 indra yg terkonsep dlm keakuan harus dilepaskan,seperti perumpamaan Yesus ttg 5 gadis yg bodoh dan 5 gadis yg pintar.Roh Kudus adalah kehidupan yg sebenarnya setelah keakuan pergi.Itulah Trinitas dan kehidupan Yesus.Dan hanya Yesus tercatat telah ke sebelah kanan Allah dan akan datang lagi.Sedangkan nabi yg lain secara spiritual banyak jatuh bangun bahkan sampai saat ini ada nabi yg butuh doa2 umatnya supaya beliau layak layak di sisi Allah.

    Di antara semua nabi hanya Yesus yg mengisyaratkan bahwa Dia AnakAllah.Artinya hanya Dia satu2nya yg mengorbankan keakuan.Nabi2 yg lain malah melegalisir keakuan dlm bentuk hukum2 mutlak.Hanya Yesus yg melepaskan manusia dari bentuk ikatan2.Nabi2 yg lain mengikat manusia pd aturan2 agama.Hanya Yesus yang mengatakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat(di tangan)..ya saat ini juga.Nabi yg lain berkata bahwa sorga di akhirat antah berantah.Mengapa demikian,karena masalah menyikapi Tuhan yg esa.Dalam dimensi mana kitanya bertindak.Kalau Tuhan itu dimensi 1(titik) maka dia akan tertindih kalau dihampiri maka yang tampak adalah kita sendiri.Kalau tuhan itu dimensi 2 (garis)maka dia akan lebih tinggi tapi kita lebih lebar.Kalau Tuhan 3 dimensi(ruang) maka kita akan masuk ke hadiratnya bersama dgn Yesus.Kalau tuhan 4 dimensi,saya gak ngerti.Kalau tuhan tanpa dimensi maka kita atheis.Nah!Sekarang pedoman kita yg mana.Saya sendiri memilih Yesus krn saya rindu bersatu dgnNya di ruang Kudus.Kalau anda masih mempermasalahkan siapa Yesus jadilah itu masalahmu sendiri sampai ke liang kubur dan kabarkan pd junjunganmu.

  3. Kepada saudara hotdi, terima kasih telah memberikan komentar pada tulisan ini. Dan saya akan mencoba memberi penjelasan dari pertanyaan dan pernyataan anda di atas.

    Tuhan yang esa adalah tuhan yang tunggal. Hanya Dia yang berhak dipandang, disebut, dipercaya sebagai Tuhan. Dia lah Allah swt, tiada tuhan melainkan Dia. Dia yang menciptakan langit dan bumi. Dan milikNya lah apa-apa yang ada di langit dan di bumi. Dia telah menciptakan makhluk-makhlukNya dengan kekuasaanNya, dan Dia telah menciptakan manusia sebagai khalifah atau pemimpin di bumi. Dan sebagai khalifah, Dia telah memberikan akal dan hati bagi manusia.

    Apa yang anda maksudkan dengan dimensi Tuhan, bagi kami Allah ada di segala dimensi. Dia menguasai segala sesuatu. Tapi dari berbagai dimensi, Islam dan umat muslim di dunia hanya mengenal Allah sebagai Tuhan. Adapun jika ada yang menanyakan tentang 99 asma-asmaNya, hal itu menunjukan sifat-sifat kemahaanNya.

    Siapa yang menghakimi manusia nanti di akhirat? Dia-lah Allah, Hakim yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana, bukan Yesus atau Isa alaihi salam yang anda katakan. Kami, umat muslim tidak pernah merendahkan Yesus ataupun Isa alaihi salam sebagai Rasul Allah. Jika Nabi Isa as atau Yesus pernah memanggil Allah swt dengan sebutan Bapa, maka itu adalah wujud kedekatan seorang hamba dengan Sang Pencipta. Ini artinya setiap manusia pasti bisa sedekat itu dengan Allah swt, seperti kedekatan Anak dengan orang tuanya. Tapi yang harus diingat bahwa Allah Maha Suci dari beranak atau diperanakkan. Dia-lah satu-satunya Tuhan.

    Jika Allah swt mengklaim dirinya dengan sangat jelas di dalam Taurat, Injil, dan Al Qur’an bahwa Dia adalah tuhan. Maka Yesus tidak pernah mengklaim dirinya secara jelas bahwa dia adalah tuhan. Karena memang, Injil yang dibawa oleh Isa as atau Yesus, diterimanya dari Allah swt.

    Saya kutip pernyataan anda:

    Dan hanya Yesus tercatat telah ke sebelah kanan Allah dan akan datang lagi.Sedangkan nabi yg lain secara spiritual banyak jatuh bangun bahkan sampai saat ini ada nabi yg butuh doa2 umatnya supaya beliau layak layak di sisi Allah. Di antara semua nabi hanya Yesus yg mengisyaratkan bahwa Dia AnakAllah.Artinya hanya Dia satu2nya yg mengorbankan keakuan.Nabi2 yg lain malah melegalisir keakuan dlm bentuk hukum2 mutlak.Hanya Yesus yg melepaskan manusia dari bentuk ikatan2.Nabi2 yg lain mengikat manusia pd aturan2 agama.

    1. Yesus berada di sebelah kanan Allah, artinya Allah dan Yesus berbeda pribadi. Jika anda katakan prinsip ketuhanan kristen adalah Tuhan yang Esa, sedangkan Yesus adalah tuhan begitu juga Allah, maka prinsip ketuhanan anda perlu diluruskan.
    2. Nabi ataupun Rasul adalah manusia yang tak luput dari dosa, maka dia perlu berdoa untuk memohon ampunan Allah. Tiap manusia juga dapat mendoakan manusia lain seperti anak memohon ampunan Allah atas dosa orang tuanya.
    3. Jika anda mengklaim hanya Yesus yang mengisyaratkan bahwa dia adalah anak Allah, berarti anda belum membaca Alkitab Anda secara lengkap. Dalam PL (Perjanjian Lama) atau Taurat, ada beberapa rasul yang dianggap sebagai anak Allah. Tapi itu juga hanya sebagai rasa kedekatan kepada Allah, Sang Khalik.
    4. Yesus sebagai Nabi dan Rasul, seperti halnya Nabi dan Rasul yang lain, tidak pernah melepaskan manusia dari aturan agama, karena dengan aturan itulah manusia akan lebih terarah sikap dan jalan hidupnya. Paulus lah yang telah menghilangkan aturan itu.

    Jadi pernyataan anda sangat tidak mendasar, saya harap anda mengkajinya kembali. Dan untuk pernyataan anda yang lain saya tidak akan memberi komentar lebih. Saya hanya berharap, anda dapat banyak belajar dan lebih berpikir secara rasional. Saran saya, banyaklah membaca Alkitab, pahamilah yang dimaksud oleh Yesus dan yang dimaksud oleh Paulus. Dan mohonlah petunjuk pada Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan. Semoga Dia akan memberi hidayah pada anda…

  4. Tuhan ada di segala dimensi,ya saya setuju.Cuma spt yg saya katakan bahwa dalam menyikapi siapa Tuhan Yang Esa adalah tergantung cara pandang kita.Kita sepakat bhw Tuhan ada di segala dimensi.Faktanya pd kekristenan ada dimensi Ketuhanan yg unik pd kehadiran Yesus.Agama anda sangat tidak setuju dgn hal itu dan anda tidak bisa memahami apa yg kami pahami padahal anda mengatakan bhw Tuhan ada di segala dimensi.Artinya hanya ucapan anda yg mengatakan bahwa Tuhan ada di segala dimensi namun sikap anda bukanlah demikian.Tidak cukup anda mengutip ayat2 dr kitab suci anda malah anda batasi juga dimensi Ketuhan yg kami yakini dr kesaksian ayat2 Injil.Memang di Injil tdk ada satupun pernyataan Yesus menyatakan Dianya Tuhan bahkan Bapa yg Dia maksudkan pun tdk ada dijelaskanNya secara rinci.Apa krn Dia tdk tau menjelaskan spt bijaknya penjelasan anda? Sikap seperti inilah cerminan bhw Tuhan yg Esa ada di segala dimensi.Artinya tdk terbatas pd ucapan kata2 walaupun kata2 itu penuh dgn kata maha.Krn Tuhan Esa bukan pd situasi berkekurangan sehingga Dia butuh pujian dari manusia.Tindakan hidup kitalah yg bersaksi bhw Tuhan yg Esa ada di semua dimensi.Tindakan yg bgmana?Ya pastilah hidup spt Yesus.Bertindak di segala dimensi artinya bebas dari segala ikatan.Umumnya yg mengikat manusia adalah hal indrawi yg dituang dlm bentuk aturan lisan dan tulisan. Yg kulihat,kudengar,kucium,kucicip,kuraba hrs begini begono.Spt Panca kehendak malaikat terindah(Yesaya 14;13-14) dan akibatnya adalah Yes14;15:’Sebaliknya,ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan,ke tempat yang paling dalam di liang kubur’.
    Nah..kelima indrawi tadilah berkonspirasi membentuk pribadi manusia layak tidaknya bersekutu dgn Yg Maha Esa.So..apa tindakan kita.Ya,seperti pengorbanan Yesus.Dlm Lukas 12:49-53 Yesus berharap pertentangan 5 ego supaya dibakar pd api yg menyala.Dlm hidupNya,Dia telah melepaskan ke’raga’anNya.
    Dlm Lukas 14;25-35 Yesus juga menjelaskan ttg melepaskan kepemilikan.Dan puncaknya adalah seperti domba yg dibawa ke pejagalan.Apa untungnya melepas kepemilikan,supaya hidup bermakna bagi diri dan orang lain.Krn klu masing2 mempertahankan kepemilikan maka kekacauanlah terjadi.Maka mari kita korbankan kepemilikan spy Kerajaan Allah datang,Lukas 17:21.Kembali pada pokok.Umumnya kedua orang tua berkorban untuk anak.Yesus yg mengorbakan kepemilikan menjadi anak di Kerajaan Allah.Kami yg meneladani Yesus memanggilNya Anak (Kerajaan) Allah.Yesaya 9:5;’Sebab seorang anak tlh lahir utk kita,seorang putra telah diberikan untuk kita;lambang pemerintahan ada di atas bahunya,dan namanya disebutkan orang; Penasihat Ajaib,Allah yang Perkasa,Bapa yang Kekal,Raja Damai.
    Saudara Abdi! Hal ini akan terucap oleh perbuatan.Bukan oleh doktrin.Moga anda dpt memahami, kalau tak bisa,silahkan bawa ulasan anda hanya pd kaum anda untuk kekaikan diri kalian sendiri!

  5. Terima kasih saudara Hotdi, atas respon yang anda berikan. Saya harap diskusi ini berbuah kebaikan bagi pembaca umumnya, dan bagi saya dan anda khususnya.

    Jika anda meyakini bahwa Allah adalah Tuhan dan salah satu dimensinya adalah Yesus, maka bagi kami, umat muslim, Allah dipandang di berbagai dimensi tetap Allah swt, Maha Suci Allah dari segala sifat kemanusiawian.

    Mengapa Islam tidak memandang bahwa teologi kristen bukan tauhid (monotheism)? Padahal umat kristen di seluruh dia akan menjawab bahwa Tuhan itu Esa, ketika ditanya tentang Tuhan, dan mengatakan bahwa Tritunggal adalah cara pandang terhadap Tuhan atau dimensi Tuhan yang anda katakan tadi.

    Jawaban yang paling mendasar adalah bahwa dalam kitab Injil sendiri menyebutkannya di dalam beberapa ayat, Yesus dan Allah itu berbeda pribadi dan wujud. Sehingga tidak mungkin mengatakan Esa untuk wujud atau pribadi Tuhan yang jamak atau berbeda. Dan tidak ada penjelasan yang memuaskan dari pihak kristen sendiri jika ditanyakan tentang ketuhanan.

    Saya kutip pernyataan anda,

    orang tua berkorban untuk anak.Yesus yg mengorbakan kepemilikan menjadi anak di Kerajaan Allah.

    Jika orang tua dalam permisalan anda, adalah Yesus yang telah mengorbankan kepemilikannya. Permisalan anda sangat rancu. Jika orang tua berkorban demi anak-anaknya yang sangat mungkin dengan ikhlas. Maka Yesus berkorban demi manusia, sehingga beliau menjadi anak di Kerajaan Allah. Selanjutnya Kerajaan Allah berarti kerajaan yang empunya Allah. Yesus tidak ada kekuatan dalam kerajaan itu. Dan sekali lagi, bahwa pernyataan itu telah membuktikan bahwa Yesus dan Allah adalah pribadi yang berbeda. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan menyembah dua pribadi yang berbeda, kristen dapat dimasukkan dalam golongan agama yang polytheism.

    Kesimpulan di sini adalah:
    1. Dalam Injil pun, banyak ayat-ayat yang menyebutkan bahwa Yesus melakukan banyak keajaiban, dan itu adalah Mu’jizat. Dan kekuatan Mu’jizat datangnya hanya dari Allah, sang Khalik (pencipta).
    2. Ada juga ayat yang mengatakan kemampuan Bapa (Allah) jauh melebihi kemampuan Yesus. Ini berarti ada kekuatan lain diluar kekuatan Yesus, yaitu kekuatan Allah, tuhan yang sesungguhnya.
    3. Kristen meyakini bahwa Yesus adalah utusan, yang diutus oleh Allah Bapa untuk berkorban demi menebus dosa-dosa manusia. Dan Tuhan tidak akan mengutus dirinya sendiri jika Tuhan memang satu atau tunggal. Kecuali jika tuhan itu lebih dari satu. Artinya Tuhan yang satu (Bapa) mengutus Tuhan yang lain (Anak).
    4. Dan lain-lain yang menunjukkan bahwa Allah dan Yesus pribadi yang berbeda. Dan menunjukkan kekuasaan Allah di atas kemauan dan kemampuan Yesus.

    Jadi, inilah yang membuktikan bahwa Yesus adalah bukan Tuhan. Beliau adalah seorang manusia, manusia utusan, seorang Rasul, yang sangat dikasihi oleh Allah swt. Dia adalah Al Masih putra Maryam, yang lahir tanpa benih seorang manusia, dengan kekuasaan Allah. Rasul terakhir yang diutus bagi Bani Israil, namun tidak diakui oleh kaumnya, malah dibenci dan ingin dibunuh oleh kaumnya sendiri. Namun Allah swt, telah menyelamatkannya dari khianat dengki sahabatnya sendiri. Umat Islam mengimani Yesus sebagai Isa as, Rasul yang diutus oleh Allah swt untuk membawa nafas Islam, dan mangajarkan agama yang Tauhid.

    Demikian pemaparan saya, semoga bermanfaat. Sesungguhnya pada langit dan bumi, dan pada ciptaan Allah di antaranya terdapat tanda tanda kekuasanNya, bagi orang-orang yang berfikir. Wallahu ‘alam bish showab.

  6. ifan andyansyah

    Assalamu’alaikum wr. wb

    Saya masih belum bisa mengerti, apabila benar Yesus / Isa A.S itu Tuhan..

    Kenapa dia harus turun sebagai manusia?

    Bukannya Tuhan-lah yang telah menciptakan manusia dan (pastinya)tahu apa yang akan terjadi pada manusia dan alam semesta (notabene Dia-lah yang menciptakan)?

    Terima kasih

    Wassallam

  7. Ya betul sekali,memang utk kebaikan bersamalah yg kita dambakan.Tapi mengapa anda seolah2 takut utk bisa mengerti apa yg saya maksud.Anda selalu membicarakan ’siapa’ketiga ’oknum’ dlm Trinitas.Sementara saya melihatnya dr segi bagaimana seharusnya kita berproses dlm kehidupan ini bisa ’bersekutu’ dgn Allah Yg Esa.Anda mengatakan bahwa saya meyakini Allah adalah Tuhan yg salah satu dimensinya adalah Yesus.Maksud saya adalah ada hadir dimensi Ketuhanan pd kehadiran Yesus.Fakta membuktikan bahwa alam semesta beserta isinya adalah saksi keberadaan Tuhan Yg Agung.Misalnya anda memohon pertolongan kpd Tuhan.Tak mungkin Tuhan sendiri datang membawa pertolongan kpd anda.Pertolongan yg anada terima adalah melalui orang2 di sekitar anda.Dan andapun bersyukur pd Tuhan Yg Esa.Manusia sbg ciptaan yg sempurna pd kenyataannya sangat mudah jatuh pd ’arena’ dosa.Sehingga selalu dan selalu butuh pertolongan dan ampunan dr Tuhan Yg Esa.Penyebab kejatuhan pd dosa adalah ’eksplorasi’ pd hal2 kepemilikan 5 indrawi spt tertulis pd Yesaya 14:13-14 yaitu;13.(I) Aku hendak naik ke langit,(II) Aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang2 Allah,(III) dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan,jauh di sebelah utara.14.(IV) Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan2,(V) hendak menyamai Yang Maha Tinggi ! Pada pandangan dunia,orang yg demikian adalah orang2 sukses dgn posisi ’top’.Orang2 akan tunduk pdnya.Tapi pd pandangan Tuhan adalah spt Yesaya 14:15;Sebaliknya,ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan,ke tempat yang paling dalam di liang kubur.Dalam kisah kitab Perj.Lama contohnya a.l:Nabi Adam.Kejadian 2;20;Manusia itu memberi ’nama’ kpd segala ternak,kepada burung2 di udara dan kepada segala binatang hutan,tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yg sepadan dgn dia.Artinya pada posisi ’top’ Adam yg semua makhluk tunduk pdnya ternyata jiwanya butuh pertolongan.Dan ’endingnya’ adalah nabi Adam keluar dari Taman Eden.Nabi Musa dgn Tauratnya tdk diperkenankan sampai pd tanah ’perjanjian’.Nabi Daud dgn kekuasaannya pada hari tuanya tertulis pd I Raja2 1:1;Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya,dan biarpun ia diselimuti,badannya tetap dingin.Raja Salomo(Nabi Sulaiman) dgn hikmat dan kemegahannya pd hari tuanya jatuh pd kesiasiaan penyembahan berhala.Nabi Ayub dgn ’rasa’ salehnya kehilangan semua sendi2 kehidupan dan untungnya dia mau bertobat sehingga dia dipulihkan.Dan nabi junjungan anda,maafkan saya krn akhir dari komentar saya yg pertama terlalu ’kasar’.Semua tokoh di atas bertolak belakang dgn Yesus.Nabi Adam yg semua makhluk tunduk padanya sedangkan Yesus tunduk pada semua makhluk,(maaf! saya kurang pandai memilih kata) melalui kehidupanNnya yg berkorban dan ajakan kpd ’kesadaran tertinggi’ dgn cara melepaskan kepemilikan indrawi.Spt perumpamaan Yesus dlm Lukas 12:49;Aku datang untuk melemparkan api dan betapakah aku harapkan,api itu telah menyala.Lukas 12:52;Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang dalam satu rumah,tiga melawan dua dan dua melawan tiga.Juga perumpamaan ttg 5 gadis yg bodoh dan 5 gadis yg bijak.Yesus mengajak kita mengikutinya dgn perumpamaan Lukas 9:58;Yesus berkata kpdnya:”Serigala mempunyai liang,dan burung mempunyai sarang,tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya”.Artinya jgn sandarkan pikiranmu kpd ’keinginan ragamu!’(tempatmu beserta simbol2 sendiri berada).Hidup Yesus adalah berkorban.Dan semua mengakui bahwa Dia ada di sorga dgn status yg membuat kita2 salah paham.Kembali saya jelaskan komentar saya yg kedua ttg sebutan ’anak’.Begini saudara….!Pd zaman dahulu mengorbankan anak sulung adalah hal biasa sbg persembahan kpd yang kuasa.Jadi..klu membicarakan pengorbanan sudah pastilah sasarannya ’anak’.Seperti yg dilakukan Nabi Ibrahim(inipun jadi bahan perdebatan tarik menarik;ishak atau ismail)Kalau bukan anak,diganti dgn hewan yg sehat dan gemuk.Hal yg demikian tdk berlaku lagi oleh kehadiran Yesus dgn Perjanjian baruNya(Seperti dinubuatkan pd kitab Perj.Lama).DiriNya sendirilah yg dikorbankan.Dia sendirilah ’Anak’ itu.Dan ’Anak’ itu sekarang berada di sorga.Dan sorga itu adalah Kerajaan Allah.Krn ajaran Yesus adalah pengorbanan maka kata ’anak’ sbg simbol pengorbanan kami terapkan utk menyebut statusNya.Maka kami sebutlah Yesus ’Anak (Kerajaan) Allah,singkatnya ’ANAK ALLAH’.Ttg kehadiran ’anak’ ini tlh dinubuatkan pd Yesaya 9:5;Sebab anak telah lahir untuk kita;lambang pemerintahan ada di atas bahunya dan namanya disebutkan orang;PENASIHAT AJAIB,ALLAH YANG PERKASA,BAPA YANG KEKAL,RAJA DAMAI.Demikian pulalah lagi kami kami menyebut Yesus.Dan saya tekankan lagi bahwa sebutan itu terucap melalui perbuatan tingkah laku bukan dgn ’kata2’.Dan tidak ada maksud kami me-’sekutu’kan TUHAN YANG MAHA ESA dgn apapun.Yang kami sekutukan adalah kehendakNya yaitu;Mengasihi(BAPA),Berkorban(ANAK),Pengajaran pd hidup suci(ROH KUDUS)Matius 7:21;Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu:Tuhan,Tuhan! Akan masuk dlm kerajaan sorga, melainkan dia yg melakukan kehendak Bapa-Ku yg di sorga. Kalaupun anda mendengar dari mulut kami perkataan “Allah Bapa,Anak dan Roh Kudus adalah satu”,itu hanya semacam ucapan “ritual”,dan yg sesungguhnya adalah mengasihi,berkorban,dan berusaha hidup suci.Karena Bapa adalah Kasih,Anak adalah berkorban dan Roh Kudus adalah pengajaran kpd hidup kudus.Melakukan seperti yang anda katakan ”pola pekerjaan yg ditetapkan Allah”.Bukan membahas zat keberadaan Allah dan Yesus.Kalau anda masih ingin membahas zatNya coba anda tanyakan pd tokoh2 Perj.lama di atas!Kalau anda ingin memahaminya coba anda renungkan ajaran Yesus(perumpamaan2Nya)!Lagi pula,inti yg saya jelaskan ini adalah ’untuk semua orang’.Saya bukan mengemukakan ide kepemilikan saya,namun hanya mengingatkan bahwa’pola pekerjaan’ ini ada tertanam dalam setiap hati manusia.Kunci Kerajaan Allah sdh ada pd kita,tinggal bgm kita menggunakannya.Bandingkan dgn ulasan anda,itu hanya sesuai untuk ide kepemilikan kaum anda,kecuali anda bisa menjelaskan inti ’pola pekerjaan’ keyakinan anda yg seyogianya tlh tertanam dlm hati manusia.Dan seharusnya pastilah sama,kalau tidak sama berarti anda masih membahas sampulnya saja. Saya pernah juga punya pendapat yg sama spt pendapat anda dan nyaris meninggalkan keimanan saya.Saya bertanya,berdiskusi,membaca namun tak ada jawaban yg memuaskan.Akhirnya saya coba pahami lagi ’ucapan2 Yesus’ dan saya coba terapkan pd kehidupan saya,dan ternyata jawabannya pd ’pola perbuatan’ itu sendiri.Saya menyadari bahwa jawaban saya tdk memuaskan bagi anda,tapi saya berharap bahwa ’pola pekerjaan’ yg anda yakini juga ada pd semua orang walau dgn sampul yg berbeda.Maafkan saya bila ada kata2 yg tdk pantas.

  8. Baiklah saudara Hotdi, terima kasih atas penjelasan yang anda berikan. Ini dapat menjadi referensi bagi saya. Manusia tidak akan luput dari salah dan dosa, baik perkataan dan perbuatan, termasuk diri saya. Dan saling memaafkan adalah hal yang paling indah…

    Namun ada hal yang perlu saya ingatkan di sini. Pembahasan yang paling mendasar adalah mengenai kevalidan Yesus sebagai Tuhan yang dipercayai umat kristiani di dunia. Dan yang saya ingin sampaikan di sini, Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Allah.

    Dalam penjelasan anda yang disertai dengan perumpaan pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as yang mengorbankan Ismail as, anaknya sendiri, kita dapat melihat bahwa yang dikorbankan oleh Nabi Ibrahim as adalah anaknya bukan dirinya. Seseorang yang lain. Dan jika anda menyamakan dengan Allah yang mengorbankan Yesus anaknya, Ini yang saya katakan bahwa tidak mungkin Allah adalah Yesus dan Allah itu satu sedangkan yang dikorbankan itu anaknya, Tuhan yang lain. Dan itu berarti Tuhan itu tidak Maha Esa. Suatu kelemahan landasan berpikir.

    Anda mengatakan bahwa Yesus beda dengan Nabi-Nabi yang lain. Menurut saya, alangkah lebih baik anda lebih banyak mendalami cerita-cerita sejarah Para Nabi dan Rasul. Nabi Nuh as, adalah Nabi yang dianggap gila dan pembohong oleh ummatnya. Dia tidak merasa bahwa dia harus menjadi seorang yang top, karena tugas seorang Rasul adalah menyampaikan risalah tauhid.

    Rasulullah saw, seorang yatim piatu sejak usia 6 tahun. Beliau berdagang untuk kehidupan sehari-hari. Dalam menyebarkan seruan tauhid di tanah Arab, Rasulullah mendapatkan banyak ujian dan cobaan. Tidak sedikit dia mengalami luka-luka demi tetap menegakkan agama Allah di dunia. Dan banyak lagi kisah para Rasul yang harus dikejar-kejar oleh orang-orang atau kaum yang ingin membunuhnya, demi mempertahankan perintah Allah swt.

    Jadi yang ingin saya tegaskan di sini, bahwa Yesus adalah Rasul, seorang manusia utusan Allah, seperti Rasul Allah yang lain, beliau memiliki kelebihan berupa mukjizat. Dan Yesus atau Isa as mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah sepeti halnya Rasul Allah yang lain.

    Sebagai umat Islam, dalam keadaan apapun, harus berserah diri hanya kepada Allah swt. Allah yang saya sembah adalah Tuhan yang tidak ada yang sebanding denganNya. Dia lah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan apa-apa yang ada di antaranya, termasuk Yesus atau Isa as. Jika Dia hadir di dunia, maka Dia Allah, jika dia ada di hati dan perbuatan kita, Dia lah Allah, ketika Dia menjadi Hakim di hari akhir kelak, Dia lah Allah. Dan ini lah yang saya maksud dengan Allah ada di segala dimensi, dan Dia tetap Allah.

    Beberapa point akhir penjelasan saya:

    1. Saat seorang berdoa kepada Allah memohon pertolongan, maka Allah akan memberikannya melalui orang lain, tapi bukan berarti orang lain akan dianggap sebagai Tuhan.
    2. Jika anda mengatakan bahwa Allah sendiri lah yang mengorbankan dirinya. Maka akan ada kerancuan dengan pernyataan bahwa Allah telah mengorbankan anak tunggalNya, bahwa perkataan Yesus saat di salib karena keilahian telah meniggalkan jasad manusiawi, bahwa Allah sebagai tuhan seharusnya kekal.
    3. Nabi Adam adalah khalifah ataupun pemimpin pertama di dunia ini, dan Allah swt memberikannya kekuasaan atas segala makhluk di muka bumi, layaknya seorang pemimpin.
    4. Seorang memiliki sifat keilahian karena kedekatannya dengan Allah, sumber keilahian yang sesungguhnya. Namun tidak berarti manusia itu adalah ilah, karena karena tiada ilah selain Allah.
    5. Setiap umat Islam harus mengimani ajaran tauhid dalam hatinya, mengatakan dengan lisannya, dan mewujudkan dengan ibadah dan amal sholeh yang dilakukannya. Karena iman seorang muslim tercermin dari perbuatan dan perkataannya.

    Akhir kata, semoga Allah swt ta’ala memberikan hidayahNya kepada kita tentang diskusi yang kita lakukan saat ini. Saya mohon maaf jika ada yang kurang berkenan, dan kepada Allah sudah seharusnya saya mohon ampun.

    Wallahu ‘alam bish showab

  9. Wa alaikum salam warahmatullah wabarakatuh..

    Saudara Ifan, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi dan pertanyaan anda. Dan Insya Allah, penjelasan saya nantinya dapat membantu.

    Seperti judul postingan di atas, bahwa Yesus bukan Tuhan, seperti yang diklaim sebagian besar ummat kristiani di dunia ini. Tidak ada satupun dalil shahih yang kuat yang termaktub dalam kitab-kitab Allah, Taurat-Injil-Qur’an, yang menyatakan dengan jelas bahwa Yesus adalah Tuhan. anak Allah yang ada dalam Al Kitab, memiliki arti kedekatan seorang hamba kepada sang khalik.

    Agar manusia mengenal Allah, adalah melalui utusan-utusanNya yaitu para Nabi dan Rasul. Sehingga Allah tidak harus turun langsung ke dunia. Seperti halnya saat Allah memberikan rezeki dan pertolongannya pada manusia, malaikat ataupun manusia lain menjadi perantaranya.

    Demikian sedikit penjelasan saya, semoga dapat membantu…

    Wallahu ‘alam bish showab

  10. Perj Baru yg dibawa Yesus adalah bahwa saatnya tlh tiba menyembah Allah bukan di..,arah..,ritual..,ini itu,tapi saatnya menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran.Roh artinya Kehidupan dan Kebenaran adalah benar pada segala sisi.
    Berbeda dgn cara Perj Lama dan cara anda.Buktinya adalah bait Sulaiman sbg simbol ritual Perj Lama telah runtuh dan sewaktu Yesus diadili tirainya terkoyak. Tapi Anda masih mempertahankan ritual dlm menyembah Allah sehingga kiblat Istana Sulaiman kalian pindahkan ke Mekah.Menyembah yg dimaksud Yesus adalah dalam menjalani hidup dgn cara mengorbankan kemelekatan pada 5 ego manusia.Sehingga muncullah istilah ‘anak’ Allah.Pd Perj Lama pengorbanan kpd Allah adalah menyembelih anak kandung spt yg dilakukan Nabi Ibrahim.Pada Perj Baru yg dikorbankan juga ‘Anak’ tapi dalam bentuk keakuan indrawi.Nah…Yesus adalah yg paling fenomenal dan yg pertama mengorbankan keakuanNya.Untuk apa mengorbankan keakuan?Yah..supaya bisa mengasihi.Dan sifat mengasihi diidentikkan dengan ‘BAPA’.Setelah ANAK dikorbankan dan kasih (BAPA)bertindak
    maka kehidupan yg damai telah terwujud (ROH KUDUS).Inilah Kebenaran,artinya setiap manusia dahulu,sekarang,dan yg akan datang hal ini tlh ditanamkan dalam hati manusia.Inilah Tritunggal yg kalian selalu ributkan,dan sebutan Yesus yg kalian masalahkan.Mengapa?,karena cara kalian adalah cara Perj Lama dan bertemu pula dgn pendeta dungu.
    Membahas ketuhanan melulu.Coba anda laksanakan spt yg Yesus laksanakan.Karena padamu juga ada ‘ANAK'(egomu) yg harus dikorbankan supaya anda bisa bertemu ‘BAPA'(mengasihi) supaya dlm hidupmu hadir ‘ROH KUDUS'(bijaklah meng’cut’/menyunat tingkah lakumu).Apa anda sudah mengerti? Kalau anda sudah mengerti,saya harap jangan ada lagi mempertanyakan ‘Yesus anak Allah?,Yesus sama dgn Tuhan?’dan pernyataan ngawur lainnya.
    Sekali lagi saya tekankan!,Korbankan ‘ANAK’mu(ego),temuilah ‘BAPA'(mengasihi) dan hiduplah dlm tuntunan ‘ROH KUDUS’.
    Saya tidak ada menyatakan Yesus=Allah,Allah mempunyai anak,Yesus=Roh Kudus.Kalaupun anda masih juga mendengar yg demikian dari kaum saya,maknailah itu seperti apa yg berulang kali saya jelaskan!

  11. Terima kasih kembali saya sampaikan kepada saudara hotdi yang tetap memberikan pendapatnya sebagai masukan kepada saya dalam mengambil langkah berikutnya. Saya akan membahas apa yang anda paparkan dalam komentar anda.

    Pernyataan yang anda ambil mengenai penyembahan bentuk baru yang dibawa Yesus adalah cara baru yang berbeda dari apa yang ada pada Perjanjian Lama (Taurat) dan Kitab yang saya yakini (Al Qur’an). Taurat itu diturunkan dari Allah swt Tuhan semesta alam. Karena Al Qur’an sebagai kitab penutup juga berasal dari rabb yang sama, maka pasti ada kesesuaian. Saya yakin pernyataan anda tidak bermaksud mengatakan bahwa Perjanjian baru (Injil) bukan dari Allah swt.

    Allah swt, Yang Maha Perkasa, Dia telah memerintahkan dalam Al Qur’an melakukan ibadah-ibadah seperti apa yang telah diamalkan oleh kaum-kaum sebelum ummat Muhammad saw. Jadi Ummat Islam bukan hanya mempertahankan, tapi menunjukkan kepada kaum sebelumnya bahwa Islam adalah agama Allah.

    Allah lah yang telah menentukan Ka’bah yang ada di Makkah sebagai kiblat seluruh ummat Islam. Bukan tanpa alasan, dan bukan manusia yang sengaja memindahkan. Tapi karena Ka’bah, Baitullah, telah didirikan oleh Bapak para Rasul, Nabi Allah Ibrahim as. Karena dengan adanya Kota Suci sebagai kiblat, maka persatuan ummat Islam akan lebih terpusat.

    Anda mengatakan bahwa Yesus mengorbankan keakuannya, dan Yesus adalah anak Allah, Yesus adalah tuhan. Bagi ummat Islam yang mukmin, yakin bahwa Allah swt Tuhan semesta memiliki sifat keakuan yang tidak bisa dan boleh dimiliki oleh makhlukNya. Manusia tidak boleh sombong, karena sombong adalah hak Allah swt.

    Nah…Yesus adalah yg paling fenomenal dan yg pertama mengorbankan keakuanNya.Untuk apa mengorbankan keakuan?Yah..supaya bisa mengasihi.

    Allah Maha Pengasih dan sebagai tuhan, Dia tidak perlu mengorbankan keakuanNya untuk mempertahankan ke-Maha Pengasih-anNya. Yesus mengorbankan keakuanya dengan cara disalib. Maha Besar Allah… Tuhan kami tidak akan pernah disalib oleh makhlukNya.

    Inilah Tritunggal yg kalian selalu ributkan,dan sebutan Yesus yg kalian masalahkan.

    Jika tritunggal itu konsep beribadah, dan ummat Kristiani menganggap bahwa Tuhan itu satu, yaitu Allah, mungkin ummat Islam akan berbeda tanggapannya. Tapi di sini, sekali lagi, ummat Kristiani meyakini bahwa selain anak Allah (anak Tuhan), Yesus adalah Tuhan. Dan Islam menolak keras pernyataan Yesus adalah Tuhan.

    Saya tidak akan mengikuti apa yang tidak saya imani, sesuatu yang menurut saya, secara konsep, bagi orang intelek saja sulit untuk dimengerti. Jadi saya tidak mungkin mengamalkan apa yang anda jelaskan mengenai konsep tritunggal. Islam itu mudah dimengerti karena Allah telah mengutus utusan-utusan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Anda dapat membuktikannya.

    ‘Yesus anak Allah?,Yesus sama dgn Tuhan?’dan pernyataan ngawur lainnya.

    Menurut saya itu bukan pertanyaan ngawur. Karena dalam perjanjian baru terdapat pernyataan bahwa Yesus adalah anak Allah. Itu cuma suatu pertanyaan untuk meyakinkan apakah Yesus itu Tuhan. Dan saya tidak akan menanyakan hal itu ataupun yang lain, karena saya yakin Yesus adalah murni manusia, bukan Tuhan. Sifat keilahiannya adalah wujud kedekatannya dengan Allah dan kelebihan yang diberikan oleh Allah.

    Saya tidak ada menyatakan Yesus=Allah,Allah mempunyai anak,Yesus=Roh Kudus

    Pernyataan terakhir anda, dapat saya simpulkan bahwa anda memahami bahwa Allah-Yesus-Roh Kudus, itu berbeda, namun ada yang patut disembah salah satu diantaranya, jika ketuhanan ummat kristiani adalah Tuhan YME (Tauhid). Jadi menurut anda siapakah Tuhan di antara ketiga yang berbeda itu?

    Islam itu didirikan atas 5, Syahadat, Shalat, Shaum, Zakat, Haji bagi yang mampu. Syahadat adalah pengakuan keimanan, Shalat adalah wujud pengakuan dan sarana komunikasi dengan Allah, Shaum dan Zakat adalah ibadah yang menuntut adanya rasa kemanusiaan. Dan haji adalah bagaimana manusia bisa melaksanakan dasar-dasar yang sebelumnya. Suatu dasar agama yang lengkap dan jelas dan mudah dimengerti.

    Sekian… Wallahu ‘alam bish showab

  12. mas apa Nabi Muhammad meyebutkan : ini loh sahabat2 ku 5 rukun Islam
    yang pertama Syahadat, yang kedua shalat, yang ketiga Shaum, yang keempat Zakat, yang kelima Haji kalau dia mampu…

    mohon penjelasanya: dalam kitab apa?? dan ayat apa??

  13. Saudara theodore, Nabi Muhammad SAW telah menjelaskan apa-apa yang menjadi dasar dan aturan dalam Islam, melalui perkataan dan perbuatan beliau.
    Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Abdurrahman r.a, Rasulullah saw bersabda,
    “Islam dibangun di atas lima perkara, bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan Muhammad utusanNya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, mengerjakan haji dan puasa Ramadhan.” (HR. Tirmidzi dan Muslim)
    Anda bisa menemukan hadits2 shahih dalam beberapa kitab. Semoga membantu

  14. njlajahweb

    Salam

  15. njlajahweb

    Maaf jika bertentangan dengan Al-Quran, saya menjelaskan berdasarkan versi kristen, walaupun saya kristen sejak lahir sampai sekarang, namun saya juga percaya bahwa Rasulullah adalah utusan Tuhan, semoga islam tetap berjaya.
    Dalam uneg-uneg saya, saya juga berpikir siapa tahu ada solusi atau mungkin jalan tengahnya ataupun jalan alternatif menuju jalan tengah atau paling tidak, jalan alternatif yang mendekati jalan tengah dari perbedaan-perbedaan agama, tapi jika ada perbedaan yang tidak ada benang merahnya, anggap saja sebagai tambahan pengetahuan saja, percaya atau tidak itu hak asasi anda, saya tidak akan ngotot ataupun memaksa anda untuk percaya, atau anda memilih hanya percaya saja dalam hati tapi menyangkalnya dalam mulut, itu hak anda juga, saya hanya ingin memberi tahu apa yang saya tahu, karena kalau tidak, maka Tuhan atas segala makhluk akan menuntut saya.
    Untuk sekedar anda ketahui saja, saya ingin menjelaskan point-point yang saya akan jelaskan dengan kemampuan saya yang tidak seberapa ini, sebagai berikut :
    1.Menurut kristen, Tuhan itu bisa menjelma menjadi apa saja ataupun siapa saja yang Dia kehendaki. Penjelasanya: Ketika Tuhan menjelma menjadi apa saja ataupun siapa saja bahkan menjadi apapun ataupun berapapun yang Dia kehendaki, maka Dia pada hakikatnya tetap SATU, dan Dia selalu bertujuan baik, karena Dia tidak pernah berdosa juga tidak pernah melakukan dosa. Salah satu contohnya dalam alkitab tentang kisah nabi musa, bahwa Tuhan pernah menampakan Diri sebagai Api yang membakar semak belukar tapi semak belukar itu tidak terbakar, lalu Tuhan berfirman kepada musa yang intinya sebagai berikut, “Hai Musa tanggalkanlah kasutmu, karena tanah yang kau pijak adalah tanah suci”. Contoh-contoh penjelmaan lainya dalam alkitab juga tertulis tentang Tuhan yang pernah menjelma sebagai Malaikat Tuhan, sebagai 7 Roh Allah, menjadi tiga orang yang menemui nabi Abraham(dalam alkitab terjemahan lama disebut Ibrahim).
    2.Tentang kristus. Memang kristus bisa dikatakan bukan Tuhan tapi itu berlaku ketika kristus didunia untuk menebus dosa kutuk atas seluruh manusia didunia juga seluruh agama termasuk agama Islam, karena status kristus pada saat itu adalah sebagai Firman yang menjadi manusia tapi tanpa melalui media, lain dengan Adam dan Hawa yang melalui media tanah liat dan tulang rusuk.
    Namun sebelum dan sesudah Kristus didunia Kristus memang Tuhan, karena ada tertulis Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    3.Tentang anak Allah, istilah anak Allah itu hanyalah kiasan, arti anak Allah untuk kristus sebenarnya mempunyai sebutan yang lengkap yaitu anak tunggal Allah yang biasa disingkat sebagai anak Allah saja. Jadi arti anak Allah untuk kristus adalah satu-satunya manusia yang terjelma dari Firman, dari yang tidak ada menjadi ada, tanpa melalui media apapun. Jadi sebenarnya Maryam atau Maria bukanlah ibu kandung kristus, melainkan hanya ibu asuh. Tuhan hanya meminjam rahim Maria, untuk rencana mulia Tuhan sudah diputuskan sebagai keputusan Ilahi. Namun tentang arti anak Allah yang ditujukan kepada orang-orang kristen pada umumnya adalah kumpulan orang-orang percaya yang mencintai ataupun mengusahakan perdamaian, jadi tidak sama arti anak Allah untuk kristus dengan arti anak Allah untuk yang selain kristus.
    4.Tentang TriTunggal. TriTunggal berarti Tiga yang berasal dari SATU, atau Tiga jelmaan yang berasal dari SATU, intinya dalam alkitab Dia sering menjelma menjadi Tiga Jelmaan juga bahwa Tuhan terlalu sanggup untuk menjelma menjadi dua atau tiga ataupun tiga juta juga sebanyak yang Dia mau, itu terserah Dia, karena Tuhan tidak bisa dibatasi oleh pikiran kita ataupun oleh apapun dan rencana-Nya tidak bisa diselami secara 100%.
    5.Tentang roh kudus, sebenarnya istilah roh kudus dalam kekristenan itu kurang tepat, yang benar adalah Rohulkudus. Karena arti roh kudus sama dengan roh suci, sedangkan malaikat juga termasuk roh suci, salah satu contohnya Gabriel atau Jibril, seperti umat Islam yang menganggap roh kudus itu Gabriel, sedangkan arti Rohulkudus adalah Roh Allah yang Maha Suci.
    6.Tentang Keslamatan. Tidak semua orang kristen masuk surga, walaupun nantinya ada juga orang-orang kristen yang masuk surga. Karena kristus pernah berkata yang intinya “bukan hanya orang yang berseru kepadaku Tuhan saja, yang akan selamat, melainkan orang-orang yang melakukan Firman”. Karena kristus mati bukan untuk menebus dosa perbuatan seluruh manusia didunia dalam seumur hidup mereka.
    7.kristus datang bukan hanya untuk israel saja seperti yang tertulis dalam kisah kornelius dalam kisah para rasul pasal 10 ayat 1-48.
    8.Mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tidak harus menjadi kristen.
    9.Tentang keadilan Tuhan. Kalau kita percaya Tuhan itu Maha Adil disaat ada keadilan diseluruh bumi, semua orang juga bisa dan ini sebenarnya bukan iman tapi keyakinan, karena kita percaya berdasarkan bukti, tapi ternyata ada orang-orang yang masih percaya bahwa Tuhan itu tetap Maha Adil walaupun ada ketidak-adilan dibumi, walaupun mereka tidak tahu jawabanya, nah ini baru yang namanya iman.

    ———————————————————-
    SEKILAS INFO :
    Mungkinan kutipan ini bisa menumbuhkan ataupun menambah iman anda atau juga menambah wawasan anda, saya mengambil kutipan ini dari internet. Isinya sebagai berikut.
    Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada orang kristen yang dalam hatinya masih ragu bahwa Tuhan itu Maha Adil walaupun disaat ada ketidak-adilan didunia ini.
    Tuhan itu tetap Maha Adil, walaupun ada ketidak-adilan didunia ini, karena keadilan Tuhan atas segala makhluk, tidak bisa hanya dibatasi ataupun diukur dengan lamanya umur bumi, sebab keadilan Tuhan jauh melampaui batas umur bumi, juga bahwa ada beberapa dari keadilan-keadilan Tuhan yang hanya dinyatakan di alam sesudah kematian, bahkan ada keadilan-keadilan Tuhan didunia ini yang sengaja Tuhan sembunyikan untuk menguji lahir dan batin manusia, untuk memancing iman yang sejati, tapi bukan berarti Tuhan mendukung ketidak-adilan.
    Kalau manusia percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil disaat keadilan terlihat nyata diseluruh bumi, maka semua orang juga bisa, demikian juga tentang Ke-Mahakuasaan-Nya juga tentang Ke-Mahaan-Nya yang lain, itulah mengapa Tuhan tidak mau menyatakan secara langsung akan KeMahaan-Nya dilangit sehingga dilihat semua orang diseluruh dunia. Dan seandainya itu terjadi, maka manusia yang melihat itu bukan disebut manusia beriman tapi manusia yang hanya berkeyakinan saja, karena mereka mempercayai Tuhan hanya berdasarkan bukti saja dan bukan itu yang paling Tuhan inginkan tentang cara mempercayai Tuhan.
    Karena salah satu dari arti iman yang sejati adalah tetap mempercayai Tuhan dan KeMahaan-Nya dengan benar dan dilaksanakan dengan cara yang benar pula, walaupun tidak pernah ada bukti untuk selamanya atau walaupun Tuhan sendiri dengan sengaja tidak mempercayakan diri-Nya ataupun KeMahaan-Nya untuk menguji manusia, sebab Tuhan kadang ataupun sering, Dia suka melakukan manuver-manuver yang tidak biasa atau manuver-manuver yang lain dari biasanya.
    Bagaimana jika manusia dihadapkan dalam keadaan yang sebaliknya atau jika keadilan tidak nyata secara keseluruhan ataupun tidak nyata sama sekali, maka, tidak semua manusia bisa mempercayai keadilan Tuhan dari dalam hati manusia bahkan yang beragama sekalipun, dan disaat inilah Tuhan memancing iman-iman yang sejati, iman yang teruji, jadi janganlah juga menjadi atheis-atheis yang terselubung.
    Namun jika ternyata masih ada orang-orang yang tetap percaya bahwa Tuhan itu tetap Maha Adil walaupun disaat adanya ketidak-adilan, maka orang-orang inilah yang tergolong orang-orang yang memiliki iman yang sejati, walaupun mereka tidak tahu jawabanya, namun mereka akan menjawab dengan semampu mereka agar Tuhan atas seluruh makhluk tidak salahkan atau dikambing-hitamkan melalui mulut ataupun hati manusia, karena Tuhan itu terlalu benar untuk bersalah juga terlalu suci untuk berdosa.
    Jadi, TUHAN TIDAK PERNAH BERSALAH dan TIDAK PERNAH BERDOSA juga TUHAN TETAP MAHA KUASA walaupun masih ada ketidak-baikan atau walaupun kejahatan semakin merajalela, namun KEMAHAAN-NYA TETAP BERSINAR DAN TIDAK PERNAH PUDAR MESKIPUN DALAM KEADAAN YANG MERAGUKAN BAGI BANYAK ORANG, JUGA DALAM KEADAAN APAPUN, UNTUK SELAMANYA DIDALAM HATI ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI IMAN SEJATI.
    Jadi tetaplah percaya kepada Tuhan Atas Segala Makhluk Yang Maha Segalanya yang terlalu mampu menghukum jin-jin, roh-roh jahat(setan), raja jin(dalam istilah kristen mungkin yang bernama atau bergelar Satan), raja para setan(dalam istilah kristen mungkin yang bernama atau bergelar Iblis), apalagi tubuh dan roh manusia, yaitu orang-orang yang hatinya lebih cenderung kepada kejahatan dalam seumur hidupnya karena hati nurani mereka sudah menjadi buta.
    Kalau berbicara tentang hari kebangkitan, saya jadi teringat tentang kebangkitan orang-orang mati diakhir dari akhir zaman seperti yang tertulis dalam alkitab , yang intinya seperti ini : Di akhir dari akhir zaman, semua orang diseluruh penjuru dunia akan dibangkitkan oleh Kristus, baik yang jahat maupun yang baik, tapi yang jahat akan dibangkitkan untuk dihukum atau disiksa, sedangkan yang baik dimata Tuhan, akan dibangkitkan untuk menikmati alam kedamaian yang abadi.
    Jadi tentang penyiksaan terhadap orang yang jahat, kemungkinan besar yang disiksa itu bukan hanya roh manusia saja, tetapi juga tubuh manusianya, karena ada tertulis dalam alkitab yang intinya bahwa yang jahat akan dibangkitkan (dari kubur) untuk menikmati hukuman. Jadi, kemungkinan besar tubuhnya juga dibangkitkan untuk menjalani hukuman Tuhan.
    Jadi dari semuanya ini, semoga Tuhan atas segala makhluk yang paling dicintai dari segala yang dicintai, yang paling dipuji dari segala yang dipuji, juga yang paling disembah dari segala yang disembah dan jika ada orang-orang non kristen yang mempercayai Almasih Isa atau Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hatinya, tidak harus menjadi kristen.

    ——————————————

    SEKILAS INFO : Dari kutipan seseorang di internet.

    Seandainya ada agama lain yang mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat, mereka tidak harus masuk kristen, walaupun hanya didalam hati saja dan tidak pernah terucap dalam mulut, bahkan sekalipun engkau menyangkal Kristus dalam mulutmu, kecuali dalam hatimu, (ini hanya berlaku untuk agama lain juga bagi yang tidak beragama sejak lahirnya), karena banyak agama lain yang sengsara bila masuk kristen disebabkan mereka diancam atau dikucilkan. Maka saya mendoakan semoga Kristus tetap akan berusaha melindungi juga memelihara perekonomian kehidupan sehari-hari kalian, tidak ada ilmu setinggi apapun yang mampu membobol perlindungan Kristus atas kalian, Kristus juga mampu memberi solusi ataupun jalan tengah atas semua masalah tanpa terkecuali, termasuk narkoba, juga segala penyakit. Asalkan kalian mau selalu belajar bertanggung-jawab menurut agama dan kitabmu juga hati nurani, yang juga didasari oleh rasa tahu diri dalam lahir dan batin dalam seumur hidupmu.
    ——————————-

    SEKILAS INFO : Dari kutipan seseorang di internet.

    Bukti adanya Tuhan adalah masih adanya misteri-misteri ataupun fenomena-fenomena, yang dari dulu sampai sekarang masih belum bisa diungkapkan, seperti misteri-misteri alam, misteri-misteri yang ada dilangit, bahkan misteri-misteri dialam gaib yang masih belum terjawab oleh para pakar dalam bidangnya, seperti para ilmuwan, paranormal, para cendikiawan yang genius, dll. Karena hanya ada Satu, yaitu Hikmat Tuhan yang mampu menjawab semuanya. Dengan Hikmat Tuhan yang melebihi semua ilmu dan kepandaian manusia ataupun makhluk, maka Tuhan atas segala makhluk, menciptakan langit, bumi, alam semesta juga segala isinya serta semua yang disebut makhluk, karena nama lain dari makhluk adalah ciptaan Tuhan.
    Ada orang berpikir bahwa alam tercipta dengan sendirinya terbentuk dari gas, atau dari debu dan sebagainya, ini sama dengan mereka mengatakan bahwa benda mati bisa menciptakan benda mati, tapi secara logika saja itu tidak mungkin. Jadi Tuhanlah yang menciptakan, melalui Hikmat-Nya Tuhan menciptakan langit dan bumi juga semua makhluk. Lihatlah matahari, setiap jam 12 siang, matahari selalu tepat ada diatas bumi, pasti ada Yang Mengaturnya kan? Yang Mengaturnya adalah Tuhan atas segala makhluk untuk selamanya.
    Bukti ke-2 tenggelamnya kapal Titanic, dimana ada orang yang sombong yang mengatakan “bahkan Tuhanpun tidak sanggup menenggelamkan kapal Titanic”.Dan ironisnya kapal Titanic yang masih baru itu, tenggelam dengan sukses, bahkan menjadi terbelah dua.
    Bukti yang ke-3, tentang adanya Tuhan adalah orang yang kerasukan setan bisa diusir dalam nama Tuhan, ini juga berarti bahwa Tuhan itu benar-benar ada, ini kisah nyata dan sudah pernah terjadi.

  16. Salam kenal rekan njlajahweb…

    Dari perbedaan-perbedaan antara agama kristen dan Islam, salah satu yang saya bahas di sini adalah mengenai ketuhanan Yesus (dalam ajaran Islam ialah Isa al masih, rasul atau utusan Allah kepada bani Israel).

    Penolakan atas ketuhanan yesus dalam artikel ini juga saya referensikan terhadap isi alkitab. Saya harap anda bisa membuktikan sendiri, mengenai ada atau tidaknya pernyataan Yesus yang secara eksplisit mengklaim dirinya sebagai tuhan.

    Isi alkitab yang juga meragukan sebenarnya tidak dapat dijadikan referensi yang baik dan utama untuk menjadikan Yesus sebagai tuhan dan salah satu dari Tritunggal.

    Anda juga bisa membuktikan sendiri dengan mencari perkataan Yesus sendiri dalam alkitab mengenai Tritunggal. Maka anda akan menemukan hasil dari permainan kata Paus lah asal usul tritunggal itu. Di sini lah maka sebagian besar umat Islam yang mengetahui, akan mengklaim bahwa ajaran kristen sendiri adalah ajaran Paus.

    Mungkin anda juga bisa mencari dalam alkitab anda bahwa yesus sendiri yang mengatakan bahwa dia membawa ajaran agama kristen. Maka yang anda temukan adalah bahwa jama’ah yang di dalamnya terdapat paus adalah jama’ah pertama yang dinamakan dengan kristen. Di mana saat itu adalah beberapa puluh tahun setelah Yesus wafat.

    Salah satu hal yang bisa jadi renungan anda dan rekan2 kristen, jika di dalam alkitab terdapat 10 kewajiban utama yang jika mereka melanggarnya maka hukumannya adalah mati, apakah saat ini 10 kewajiban itu tetap dilaksanakan oleh orang kristen.

    Allah itu Maha Adil, dan adilnya Allah tidak sama dengan adilnya manusia. Satu perumpaan mengenai itu dapat anda lihat dari beberapa potongan kalimat berikut.

    “Jika kau menyuruh manusia untuk membagi secara 120 buah Apel kepada 4 orang, maka ia akan membagi secara rata masing-masing orang sebanyak 30 buah Apel. Namun jika engkau meminta Allah untuk membagikannya secara adil, maka Dia akan membaginya pada orang pertama paling banyak (60 buah), yang kedua lebih sedikit (40 buah) yang ketiga lebih sedikit lagi (20 buah), dan yang terakhir tidak mendapatkan apa-apa. Dan itulah keadilan tuhan.”

    Karena adilnya Allah adalah proporsional terhadap setiap manusia. Ini sama saja jika kita membagi uang saku kepada anak-anak kita, yang sudah SMP, yang masih SD, dan yang masih balita. Tidak akan sama….

    Dan jika ada manusia yang mengklaim bahwa Allah itu tidak adil, itu adalah kesalahannya. Na’udzubillahi min dzalik…

    Saya harap diskusi ini bisa berlanjut..

    Wallahu ‘alam bish showab

  17. 7.kristus datang bukan hanya untuk israel saja seperti yang tertulis dalam kisah kornelius dalam kisah para rasul pasal 10 ayat 1-48.

    Saya harap pernyataan anda ini adalah sebuah klaim bahwa ada kesalahan dalam Al Kitab, atau anda yang mungkin saja salah memahaminya.

  18. sekilas info:
    Alloh dan Kristus sama-sama bergelar Yang Awal dan Yang Akhir.
    Surah 57:1
    3 Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
    wahyu
    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    sekilas info:
    Tentang kematian Isa.
    Surah 19:33 Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
    34 Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s