Khamar dan Alkohol menurut Islam



Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”(QS.Al-Ma’idah :90)

Khamr merupakan jenis minuman yang dapat memabukkan dan menghilangkan kesadaran seseorang yang meminumnya. Dan Alkohol termasuk ke dalam jenis khamr. Khamr diharamkan oleh Allah terhadap seorang muslim untuk memilikinya apalagi mengkonsumsinya. Hal ini juga dikarenakan Khamr merupakan jenis minuman yang mudharat ataupun keburukannya jauh lebih banyak dibandingkan manfaat yang terkandung di dalamnya. Allah swt berfirman:

Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar dari manfaatnya. (QS: Al Baqarah :219).

Ayat di atas merupakan ayat yang diturunkan untuk memperingatkan akan kebiasaan buruk bangsa Arab meminum khamr. Kebiasaan buruk ini sangat sering dilakukan oleh bangsa Arab saat itu. Kemudian Allah memberikan penegasan mengenai larangan meminum khamr dengan firman-Nya dalam Al Qur’an:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat sedang kamu dalam keadaan mabuk sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan”. (QS. An-Nisa. :43).

Dengan diturunkannya ayat di atas maka dipertegas bagaimana khamr itu dilarang dikonsumsi dengan melarang kaum mukmin untuk shalat dalam keadaan mabuk dengan meminum khamr. Dan sekali lagi Allah menurunkan ayat Al Qur’an yang dengan sangat tegas melarang seorang mukmin untuk mendekati khamr sebagaimana yang disebutkan dalam Surah Al Maidah ayat 90 di atas.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda,

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap yang memabukkan adalah khamr (termasuk khamr) dan setiap khamr adalah diharamkan”.(HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Bukhari dan Muslim meriwayatkan, Umar bin Khattab pernah berpidato: “Kemudian dari pada itu wahai manusia: sesungguhnya telah diturunkan hukum yang mengharamkan khamr. Ia terbuat dari salah satu dari lima unsur: anggur, korma, madu, jagung dan gandum. Khamr adalah sesuatu yang mengacaukan akal.” Apa yang dikatakan Umar bin Khttab sebagai Amirul Mukminin pada waktu itu sama sekali tidak dibantah oleh para sahabat yang lain.

Khamr merupakan suatu minuman yang dapat mengacaukan akal sehat seseorang yang meminumnya dan memiliki dampak buruk bagi kesehatan yang mengkonsumsinya. Hal ini merupakan penyebab diharamkannya Khamr bagi setiap mukmin untuk memilikinya apalagi mengkonsumsinya.

Sedangkan larangan untuk menjual khamr didasarkan pada hadits,

Dari Ibnu Abbas berkata bahwa seorang laki-laki menghadiahkan sebuah wadah berisi khamr kepada Rasulullah n. Maka Rasulullah saw berkata: “Tidakkah engkau mengetahui bahwa khamr telah diharamkan?” Kemudian ada seseorang yang membisiki laki-laki tersebut untuk menjualnya. Maka Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Dzat Yang mengharamkan untuk meminumnya juga mengharamkan untuk menjualnya.”.(HR. Muslim)

Ganjaran bagi Peminum Khamr

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bagaimana Rasulullah saw memberikan hukuman bagi orang yang telah meminum khamr,

“Bahwasanya Rasulullah SAW telah mendera orang yang meminum khamr dengan dua pelepah tamar empat puluh kali.” (HR. Muslim).

Sedangkan Saidina Ali r.a berkata: “Rasulullah telah menghukum dengan empat puluh pukulan, Abu Bakar juga dengan empat puluh pukulan dan Umar r.a dengan menghukum delapan puluh pukulan. Hukuman ini (empat puluh kali pukulan) adalah hukuman yang lebih saya sukai”. (HR. Muslim).

Berdasarkan hal tersebut telah menjadi dasar penegakan hukum bagi mukmin yang telah meminum khamr, dan ini sudah menjadi ketetapan bagi setiap mukmin dan acuan bagaimana Rasulullah sangat membenci khamr berada di sekitar ummatnya. Maka hendaknya bagi setiap mukmin sadar bahwa setiap ketentuan Allah merupakan sesuatu yang terbaik bagi dirinya, karena Allah adalah Zat Yang Maha Mengetahui apa-apa yang tidak diketahui hamba-hamba-Nya. Dan semoga kita semua dapat menghindarkan diri dari perbuatan memiliki, menjual apalagi meminum khamr.

About these ads

8 responses to “Khamar dan Alkohol menurut Islam

  1. kaniamaniez

    assalamu’alaikum wr wb
    berarti yang dimaksud alkohol adalah khamr adalah minuman keras.bedanya apa dengan alkohol yang terdapat di rumah sakit-2,yang digunakan untuk mengeringkan luka?mohon penjelasan

  2. Alaikum salam,
    Khamr berarti sesuatu yang dapat menurunkan menghilangkan akal sehat dan kesadaran.
    Alkohol dianggap sebagai khamr jika dikonsumsi sebagai minuman.
    Alkohol itu suci, tapi tidak untuk dikonsumsi pangan.
    Jadi boleh digunakan sebagai pmbersih luka.
    Semoga membantu

  3. assalamu’alaikum wr wb

    kalau hukuman menurut agama bagi yg mengkonsumsinya apa?..

  4. wa alaikum salam saudara enang…

    terima kasih atas pertanyaan anda. saya akan mengulas sedikit tentang hukum mengkonsumsi khamr. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda,

    Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap yang memabukkan adalah khamr (termasuk khamr) dan setiap khamr adalah diharamkan”.(HR. Ahmad dan Abu Dawud)

    Allah swt berfirman dalam kitab-Nya,

    Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”(QS.Al-Ma’idah :90)

    Dari kedua dalil di atas, dapat kita simpulkan bahwa setiap yang memabukkan atau menghilangkan akal sehat kita jika dikonsumsi, digolongkan ke dalam khamr, termasuk ke dalamnya alkohol. Suatu akan memabukkan jika dikonsumsi, arti dikonsumdi itu baik dengan cara diminum ataupun dengan cara lain.

    Dan setiap khamr adalah haram dan mengkonsumsi adalah perbuatan syaitan dan harus dijauhi. Na’udzubillahi min dzalik…

    Wallahu a’lam bish showab

  5. maaf kang mau nanya
    kalau durian dan tape itu kan mengandung alkohol,
    apakah termasuk khamr?
    masih boleh dikomsumsi atau tidak?
    syukran

  6. Salam alaikum wahai saudariku… Maaf sekiranya saya telat menjawab pertanyaannya…

    Tidak selamanya khamr harus diidentikkan dengan alkohol..
    Karena khamr juga bukan hanya dalam bentuk minuman, khamr bisa dalam bentuk yang lain yang dapat menghilangkan akal sehat manusia, seperti ganja ataupun narkoba…

    Alkohol punya banyak varian senyawa, dan beberapa jenis makanan yang mengandung variannya tidak lah menjadi haram untuk mengkonsumsinya.. Contohnya nasi, tape, durian dll..

    Makanan atau minuman dapat digolongkan sebagai khamr dan haram hukumnya untuk dikonsumsi, jika makanan atau minuman tersebut dapat menyebabkan seseorang yang mengkonsumsinya kehilangan akal sehatnya…

    Semoga membantu… Wallahu ‘alam bish showab…

  7. Lareza Saputra

    assalamu’alaimum kang ….
    masih aktif dengan blognya ???
    saya baru mampir nih kesini …
    saya ma bertanya..
    dalam konteks islam, memang “khamar” itu diharamkan …
    pertanyaan saya itu, kalo niatnya hanya mencoba mencicipi saja. apa boleh kang ??

    setau saya, dosa tidaknya seseorang dalam melakukan sesuatu itu didasarkan dengan niatnya, jadi, apakah boleh menicicipi khamar tapi niatnya bukan ingin mabuk, tapi hanya ingin mencicipi …

    terimakasih kang, sebelum nya ..

    assalamu’alaikum ..

  8. Alaykum salam warahmatullah,
    khamr adalah segala sesuatu yang dapat menyebabkan seseorang yang mengkonsumsinya kehilangan atau berkurang akal sehatnya. Dan oleh karenanya khamr diharamkan Allah untuk dikonsumsi.
    Sesuatu yang haram dzatnya, sedikit atau banyak maka tetap haram hukumnya…
    Tegasnya hukum Islam, sehingga jangankan meminumnya, mencicipinya saja sudah haram…

    Wallahu ‘alam bishshowab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s