Yesus Bukan Tuhan…!!!


Opini yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan adalah suatu yang sangat mengada-ada, dan bahkan tidak dengan benar mengkaji Bible (Perjanjian Baru) itu sendiri. Mengapa tidak, merupakan suatu hal yang sangat tidak beralasan jika dengan suatu ayat dari Bible yang berbunyi, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga” (5:17), dapat dikatakan bahwa Yesus mempunyai zat ketuhanan.

Apalagi jika dinyatakan bahwa Allah dan Yesus adalah satu hakikat, karena pada ayat di atas kata-kata “Bapa-Ku… maka Aku..” dengan jelas menegaskan adanya perbedaan dimensi antara Bapa dan Aku. Jadi alangkah lebih baik jika perkataan Bapa yang dilontarkan oleh Yesus adalah suatu ekspresi kedekatan yang sangat antara dirinya sebagai seorang hamba dengan Allah swt sebagai sang Khalik.

Hal ini dipertegas dalam Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah”. Arti dari ayat tersebut dengan jelas mengatakan bahwa siapa saja yang membawa kedamaian maka dia bisa saja disebut sebagai anak-anak Allah seperti kedekatan ayah dengan anak-anaknya. Dan ayat-ayat seperti ini banyak terdapat di dalam Bible.

Mengenai ayat pertama yang saya singgung di atas, ada opini yang menyatakan,”…ketika Yesus menyatakan bahwa “Bapa”-Nya “bekerja sampai sekarang”, Dia secara implisit mengklaim diri-Nya sebagai Anak Allah, dengan hak untuk mengikuti pola pekerjaan yang Allah sendiri tetapkan.” Dari kata-kata yang bergaris bawah, dapat kita artikan dengan mudah bahwa Yesus mengikuti apa yang diperintahkan dan yang ditetapkan oleh Allah, dan bahwa Yesus tidak punya kuasa untuk melakukan sesuatu karena dia adalah pengikut suatu ketetapan yang ditetapkan oleh Allah swt.

Beberapa keterangan dari Bibel yang mendukung penolakan atas ketuhanan Yesus adalah:

  1. Yesus sujud menyembah kepada Allah (Matius 26:39 dan Markus 14:35-36);
  2. Ketika disalib, Yesus berteriak memohon pertolongan kepada Allah (Matius 27:46 dan Markus 15:34, teks ini sebenarnya dikarang dari Mazmur 22:2-6);
  3. Yesus juga tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat (Markus 13:31-32);
  4. Bahkan, Yesus menyuruh umatnya untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah (Matius 6:9-13).

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa Yesus adalah manusia biasa, tidak sama dengan Allah, dan tidak memiliki sifat ketuhanan. Alangkah baiknya jika kita bisa berfikir lebih rasional…

Wallahu ‘alam bish showab

21 responses to “Yesus Bukan Tuhan…!!!

  1. # Ketika disalib, Yesus berteriak memohon pertolongan kepada Allah (Matius 27:46 dan Markus 15:34, teks ini sebenarnya dikarang dari Mazmur 22:2-6);
    saya ingin bertanya betulkah ini dikarang dari mazmur? ada buktinya ga?atau ada di buat dibawah dari isinya itu dikarang oleh seseorang?tolong konfirmasinya yah

  2. Dimana mana selalu aja Yesus bukan Tuhan.Sekarang saya bertanya ‘Tuhan yg esa’ apa maksudnya?Apanya yg esa? Setahu saya,ucapan Tuhan yg esa sudah ada sejak zaman nabi Adam sampai saat ini.Tapi terbukti dari penyembah Tuhan yg esa tiada seorang pun yg betul2 dekat dgnNya.Umumnya mereka hanya tahu berseru nyaring karena mereka menganggap Tuhan itu jauh tempatnya di sorga dan berharap setelah meninggal dapat dibangkitkan kembali untuk bertemu dgn Tuhan.Ironisnya sang Hakimnya Yesus yg selalu direndahkan.Mengapa harus Yesus,mengapa bukan Tuhan yg esa.Makanya saya bertanya,’Tuhan yg esa itu apa maksudnya?’Apa dimensinya yg esa itu? Apakah 1,2,3,4 dimensi atau tanpa dimensi.Hal ini perlu diketahui karena masalah Tuhan yg esa bukan sekedar ucapan di mulut,tapi kehidupan yg bersekutu dekat dgn Tuhan seperti yg dilakoni Yesus.

    Lalu dimensi yg mana dilakoni Yesus?Ya dimensi Tritunggal;Allah Bapa,Anak dan Roh Kudus.Hal ini bukan untuk menunjuk oknum siapa Bapa,Anak,Roh Kudus seperti pertanyaan Yahudi dan pernyataan Islam.Tapi aksi hidup bersekutu dgn Allah yg esa.Tritunggal yg dilakoni Yesus begini: Bapa adalah kasih artinya hendaklah kita mengasihi,Anak adalah pengorbanan artinya 5 indra yg terkonsep dlm keakuan harus dilepaskan,seperti perumpamaan Yesus ttg 5 gadis yg bodoh dan 5 gadis yg pintar.Roh Kudus adalah kehidupan yg sebenarnya setelah keakuan pergi.Itulah Trinitas dan kehidupan Yesus.Dan hanya Yesus tercatat telah ke sebelah kanan Allah dan akan datang lagi.Sedangkan nabi yg lain secara spiritual banyak jatuh bangun bahkan sampai saat ini ada nabi yg butuh doa2 umatnya supaya beliau layak layak di sisi Allah.

    Di antara semua nabi hanya Yesus yg mengisyaratkan bahwa Dia AnakAllah.Artinya hanya Dia satu2nya yg mengorbankan keakuan.Nabi2 yg lain malah melegalisir keakuan dlm bentuk hukum2 mutlak.Hanya Yesus yg melepaskan manusia dari bentuk ikatan2.Nabi2 yg lain mengikat manusia pd aturan2 agama.Hanya Yesus yang mengatakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat(di tangan)..ya saat ini juga.Nabi yg lain berkata bahwa sorga di akhirat antah berantah.Mengapa demikian,karena masalah menyikapi Tuhan yg esa.Dalam dimensi mana kitanya bertindak.Kalau Tuhan itu dimensi 1(titik) maka dia akan tertindih kalau dihampiri maka yang tampak adalah kita sendiri.Kalau tuhan itu dimensi 2 (garis)maka dia akan lebih tinggi tapi kita lebih lebar.Kalau Tuhan 3 dimensi(ruang) maka kita akan masuk ke hadiratnya bersama dgn Yesus.Kalau tuhan 4 dimensi,saya gak ngerti.Kalau tuhan tanpa dimensi maka kita atheis.Nah!Sekarang pedoman kita yg mana.Saya sendiri memilih Yesus krn saya rindu bersatu dgnNya di ruang Kudus.Kalau anda masih mempermasalahkan siapa Yesus jadilah itu masalahmu sendiri sampai ke liang kubur dan kabarkan pd junjunganmu.

  3. Kepada saudara hotdi, terima kasih telah memberikan komentar pada tulisan ini. Dan saya akan mencoba memberi penjelasan dari pertanyaan dan pernyataan anda di atas.

    Tuhan yang esa adalah tuhan yang tunggal. Hanya Dia yang berhak dipandang, disebut, dipercaya sebagai Tuhan. Dia lah Allah swt, tiada tuhan melainkan Dia. Dia yang menciptakan langit dan bumi. Dan milikNya lah apa-apa yang ada di langit dan di bumi. Dia telah menciptakan makhluk-makhlukNya dengan kekuasaanNya, dan Dia telah menciptakan manusia sebagai khalifah atau pemimpin di bumi. Dan sebagai khalifah, Dia telah memberikan akal dan hati bagi manusia.

    Apa yang anda maksudkan dengan dimensi Tuhan, bagi kami Allah ada di segala dimensi. Dia menguasai segala sesuatu. Tapi dari berbagai dimensi, Islam dan umat muslim di dunia hanya mengenal Allah sebagai Tuhan. Adapun jika ada yang menanyakan tentang 99 asma-asmaNya, hal itu menunjukan sifat-sifat kemahaanNya.

    Siapa yang menghakimi manusia nanti di akhirat? Dia-lah Allah, Hakim yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana, bukan Yesus atau Isa alaihi salam yang anda katakan. Kami, umat muslim tidak pernah merendahkan Yesus ataupun Isa alaihi salam sebagai Rasul Allah. Jika Nabi Isa as atau Yesus pernah memanggil Allah swt dengan sebutan Bapa, maka itu adalah wujud kedekatan seorang hamba dengan Sang Pencipta. Ini artinya setiap manusia pasti bisa sedekat itu dengan Allah swt, seperti kedekatan Anak dengan orang tuanya. Tapi yang harus diingat bahwa Allah Maha Suci dari beranak atau diperanakkan. Dia-lah satu-satunya Tuhan.

    Jika Allah swt mengklaim dirinya dengan sangat jelas di dalam Taurat, Injil, dan Al Qur’an bahwa Dia adalah tuhan. Maka Yesus tidak pernah mengklaim dirinya secara jelas bahwa dia adalah tuhan. Karena memang, Injil yang dibawa oleh Isa as atau Yesus, diterimanya dari Allah swt.

    Saya kutip pernyataan anda:

    Dan hanya Yesus tercatat telah ke sebelah kanan Allah dan akan datang lagi.Sedangkan nabi yg lain secara spiritual banyak jatuh bangun bahkan sampai saat ini ada nabi yg butuh doa2 umatnya supaya beliau layak layak di sisi Allah. Di antara semua nabi hanya Yesus yg mengisyaratkan bahwa Dia AnakAllah.Artinya hanya Dia satu2nya yg mengorbankan keakuan.Nabi2 yg lain malah melegalisir keakuan dlm bentuk hukum2 mutlak.Hanya Yesus yg melepaskan manusia dari bentuk ikatan2.Nabi2 yg lain mengikat manusia pd aturan2 agama.

    1. Yesus berada di sebelah kanan Allah, artinya Allah dan Yesus berbeda pribadi. Jika anda katakan prinsip ketuhanan kristen adalah Tuhan yang Esa, sedangkan Yesus adalah tuhan begitu juga Allah, maka prinsip ketuhanan anda perlu diluruskan.
    2. Nabi ataupun Rasul adalah manusia yang tak luput dari dosa, maka dia perlu berdoa untuk memohon ampunan Allah. Tiap manusia juga dapat mendoakan manusia lain seperti anak memohon ampunan Allah atas dosa orang tuanya.
    3. Jika anda mengklaim hanya Yesus yang mengisyaratkan bahwa dia adalah anak Allah, berarti anda belum membaca Alkitab Anda secara lengkap. Dalam PL (Perjanjian Lama) atau Taurat, ada beberapa rasul yang dianggap sebagai anak Allah. Tapi itu juga hanya sebagai rasa kedekatan kepada Allah, Sang Khalik.
    4. Yesus sebagai Nabi dan Rasul, seperti halnya Nabi dan Rasul yang lain, tidak pernah melepaskan manusia dari aturan agama, karena dengan aturan itulah manusia akan lebih terarah sikap dan jalan hidupnya. Paulus lah yang telah menghilangkan aturan itu.

    Jadi pernyataan anda sangat tidak mendasar, saya harap anda mengkajinya kembali. Dan untuk pernyataan anda yang lain saya tidak akan memberi komentar lebih. Saya hanya berharap, anda dapat banyak belajar dan lebih berpikir secara rasional. Saran saya, banyaklah membaca Alkitab, pahamilah yang dimaksud oleh Yesus dan yang dimaksud oleh Paulus. Dan mohonlah petunjuk pada Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan. Semoga Dia akan memberi hidayah pada anda…

  4. Tuhan ada di segala dimensi,ya saya setuju.Cuma spt yg saya katakan bahwa dalam menyikapi siapa Tuhan Yang Esa adalah tergantung cara pandang kita.Kita sepakat bhw Tuhan ada di segala dimensi.Faktanya pd kekristenan ada dimensi Ketuhanan yg unik pd kehadiran Yesus.Agama anda sangat tidak setuju dgn hal itu dan anda tidak bisa memahami apa yg kami pahami padahal anda mengatakan bhw Tuhan ada di segala dimensi.Artinya hanya ucapan anda yg mengatakan bahwa Tuhan ada di segala dimensi namun sikap anda bukanlah demikian.Tidak cukup anda mengutip ayat2 dr kitab suci anda malah anda batasi juga dimensi Ketuhan yg kami yakini dr kesaksian ayat2 Injil.Memang di Injil tdk ada satupun pernyataan Yesus menyatakan Dianya Tuhan bahkan Bapa yg Dia maksudkan pun tdk ada dijelaskanNya secara rinci.Apa krn Dia tdk tau menjelaskan spt bijaknya penjelasan anda? Sikap seperti inilah cerminan bhw Tuhan yg Esa ada di segala dimensi.Artinya tdk terbatas pd ucapan kata2 walaupun kata2 itu penuh dgn kata maha.Krn Tuhan Esa bukan pd situasi berkekurangan sehingga Dia butuh pujian dari manusia.Tindakan hidup kitalah yg bersaksi bhw Tuhan yg Esa ada di semua dimensi.Tindakan yg bgmana?Ya pastilah hidup spt Yesus.Bertindak di segala dimensi artinya bebas dari segala ikatan.Umumnya yg mengikat manusia adalah hal indrawi yg dituang dlm bentuk aturan lisan dan tulisan. Yg kulihat,kudengar,kucium,kucicip,kuraba hrs begini begono.Spt Panca kehendak malaikat terindah(Yesaya 14;13-14) dan akibatnya adalah Yes14;15:’Sebaliknya,ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan,ke tempat yang paling dalam di liang kubur’.
    Nah..kelima indrawi tadilah berkonspirasi membentuk pribadi manusia layak tidaknya bersekutu dgn Yg Maha Esa.So..apa tindakan kita.Ya,seperti pengorbanan Yesus.Dlm Lukas 12:49-53 Yesus berharap pertentangan 5 ego supaya dibakar pd api yg menyala.Dlm hidupNya,Dia telah melepaskan ke’raga’anNya.
    Dlm Lukas 14;25-35 Yesus juga menjelaskan ttg melepaskan kepemilikan.Dan puncaknya adalah seperti domba yg dibawa ke pejagalan.Apa untungnya melepas kepemilikan,supaya hidup bermakna bagi diri dan orang lain.Krn klu masing2 mempertahankan kepemilikan maka kekacauanlah terjadi.Maka mari kita korbankan kepemilikan spy Kerajaan Allah datang,Lukas 17:21.Kembali pada pokok.Umumnya kedua orang tua berkorban untuk anak.Yesus yg mengorbakan kepemilikan menjadi anak di Kerajaan Allah.Kami yg meneladani Yesus memanggilNya Anak (Kerajaan) Allah.Yesaya 9:5;’Sebab seorang anak tlh lahir utk kita,seorang putra telah diberikan untuk kita;lambang pemerintahan ada di atas bahunya,dan namanya disebutkan orang; Penasihat Ajaib,Allah yang Perkasa,Bapa yang Kekal,Raja Damai.
    Saudara Abdi! Hal ini akan terucap oleh perbuatan.Bukan oleh doktrin.Moga anda dpt memahami, kalau tak bisa,silahkan bawa ulasan anda hanya pd kaum anda untuk kekaikan diri kalian sendiri!

  5. Terima kasih saudara Hotdi, atas respon yang anda berikan. Saya harap diskusi ini berbuah kebaikan bagi pembaca umumnya, dan bagi saya dan anda khususnya.

    Jika anda meyakini bahwa Allah adalah Tuhan dan salah satu dimensinya adalah Yesus, maka bagi kami, umat muslim, Allah dipandang di berbagai dimensi tetap Allah swt, Maha Suci Allah dari segala sifat kemanusiawian.

    Mengapa Islam tidak memandang bahwa teologi kristen bukan tauhid (monotheism)? Padahal umat kristen di seluruh dia akan menjawab bahwa Tuhan itu Esa, ketika ditanya tentang Tuhan, dan mengatakan bahwa Tritunggal adalah cara pandang terhadap Tuhan atau dimensi Tuhan yang anda katakan tadi.

    Jawaban yang paling mendasar adalah bahwa dalam kitab Injil sendiri menyebutkannya di dalam beberapa ayat, Yesus dan Allah itu berbeda pribadi dan wujud. Sehingga tidak mungkin mengatakan Esa untuk wujud atau pribadi Tuhan yang jamak atau berbeda. Dan tidak ada penjelasan yang memuaskan dari pihak kristen sendiri jika ditanyakan tentang ketuhanan.

    Saya kutip pernyataan anda,

    orang tua berkorban untuk anak.Yesus yg mengorbakan kepemilikan menjadi anak di Kerajaan Allah.

    Jika orang tua dalam permisalan anda, adalah Yesus yang telah mengorbankan kepemilikannya. Permisalan anda sangat rancu. Jika orang tua berkorban demi anak-anaknya yang sangat mungkin dengan ikhlas. Maka Yesus berkorban demi manusia, sehingga beliau menjadi anak di Kerajaan Allah. Selanjutnya Kerajaan Allah berarti kerajaan yang empunya Allah. Yesus tidak ada kekuatan dalam kerajaan itu. Dan sekali lagi, bahwa pernyataan itu telah membuktikan bahwa Yesus dan Allah adalah pribadi yang berbeda. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan menyembah dua pribadi yang berbeda, kristen dapat dimasukkan dalam golongan agama yang polytheism.

    Kesimpulan di sini adalah:
    1. Dalam Injil pun, banyak ayat-ayat yang menyebutkan bahwa Yesus melakukan banyak keajaiban, dan itu adalah Mu’jizat. Dan kekuatan Mu’jizat datangnya hanya dari Allah, sang Khalik (pencipta).
    2. Ada juga ayat yang mengatakan kemampuan Bapa (Allah) jauh melebihi kemampuan Yesus. Ini berarti ada kekuatan lain diluar kekuatan Yesus, yaitu kekuatan Allah, tuhan yang sesungguhnya.
    3. Kristen meyakini bahwa Yesus adalah utusan, yang diutus oleh Allah Bapa untuk berkorban demi menebus dosa-dosa manusia. Dan Tuhan tidak akan mengutus dirinya sendiri jika Tuhan memang satu atau tunggal. Kecuali jika tuhan itu lebih dari satu. Artinya Tuhan yang satu (Bapa) mengutus Tuhan yang lain (Anak).
    4. Dan lain-lain yang menunjukkan bahwa Allah dan Yesus pribadi yang berbeda. Dan menunjukkan kekuasaan Allah di atas kemauan dan kemampuan Yesus.

    Jadi, inilah yang membuktikan bahwa Yesus adalah bukan Tuhan. Beliau adalah seorang manusia, manusia utusan, seorang Rasul, yang sangat dikasihi oleh Allah swt. Dia adalah Al Masih putra Maryam, yang lahir tanpa benih seorang manusia, dengan kekuasaan Allah. Rasul terakhir yang diutus bagi Bani Israil, namun tidak diakui oleh kaumnya, malah dibenci dan ingin dibunuh oleh kaumnya sendiri. Namun Allah swt, telah menyelamatkannya dari khianat dengki sahabatnya sendiri. Umat Islam mengimani Yesus sebagai Isa as, Rasul yang diutus oleh Allah swt untuk membawa nafas Islam, dan mangajarkan agama yang Tauhid.

    Demikian pemaparan saya, semoga bermanfaat. Sesungguhnya pada langit dan bumi, dan pada ciptaan Allah di antaranya terdapat tanda tanda kekuasanNya, bagi orang-orang yang berfikir. Wallahu ‘alam bish showab.

  6. ifan andyansyah

    Assalamu’alaikum wr. wb

    Saya masih belum bisa mengerti, apabila benar Yesus / Isa A.S itu Tuhan..

    Kenapa dia harus turun sebagai manusia?

    Bukannya Tuhan-lah yang telah menciptakan manusia dan (pastinya)tahu apa yang akan terjadi pada manusia dan alam semesta (notabene Dia-lah yang menciptakan)?

    Terima kasih

    Wassallam

  7. Ya betul sekali,memang utk kebaikan bersamalah yg kita dambakan.Tapi mengapa anda seolah2 takut utk bisa mengerti apa yg saya maksud.Anda selalu membicarakan ’siapa’ketiga ’oknum’ dlm Trinitas.Sementara saya melihatnya dr segi bagaimana seharusnya kita berproses dlm kehidupan ini bisa ’bersekutu’ dgn Allah Yg Esa.Anda mengatakan bahwa saya meyakini Allah adalah Tuhan yg salah satu dimensinya adalah Yesus.Maksud saya adalah ada hadir dimensi Ketuhanan pd kehadiran Yesus.Fakta membuktikan bahwa alam semesta beserta isinya adalah saksi keberadaan Tuhan Yg Agung.Misalnya anda memohon pertolongan kpd Tuhan.Tak mungkin Tuhan sendiri datang membawa pertolongan kpd anda.Pertolongan yg anada terima adalah melalui orang2 di sekitar anda.Dan andapun bersyukur pd Tuhan Yg Esa.Manusia sbg ciptaan yg sempurna pd kenyataannya sangat mudah jatuh pd ’arena’ dosa.Sehingga selalu dan selalu butuh pertolongan dan ampunan dr Tuhan Yg Esa.Penyebab kejatuhan pd dosa adalah ’eksplorasi’ pd hal2 kepemilikan 5 indrawi spt tertulis pd Yesaya 14:13-14 yaitu;13.(I) Aku hendak naik ke langit,(II) Aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang2 Allah,(III) dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan,jauh di sebelah utara.14.(IV) Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan2,(V) hendak menyamai Yang Maha Tinggi ! Pada pandangan dunia,orang yg demikian adalah orang2 sukses dgn posisi ’top’.Orang2 akan tunduk pdnya.Tapi pd pandangan Tuhan adalah spt Yesaya 14:15;Sebaliknya,ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan,ke tempat yang paling dalam di liang kubur.Dalam kisah kitab Perj.Lama contohnya a.l:Nabi Adam.Kejadian 2;20;Manusia itu memberi ’nama’ kpd segala ternak,kepada burung2 di udara dan kepada segala binatang hutan,tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yg sepadan dgn dia.Artinya pada posisi ’top’ Adam yg semua makhluk tunduk pdnya ternyata jiwanya butuh pertolongan.Dan ’endingnya’ adalah nabi Adam keluar dari Taman Eden.Nabi Musa dgn Tauratnya tdk diperkenankan sampai pd tanah ’perjanjian’.Nabi Daud dgn kekuasaannya pada hari tuanya tertulis pd I Raja2 1:1;Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya,dan biarpun ia diselimuti,badannya tetap dingin.Raja Salomo(Nabi Sulaiman) dgn hikmat dan kemegahannya pd hari tuanya jatuh pd kesiasiaan penyembahan berhala.Nabi Ayub dgn ’rasa’ salehnya kehilangan semua sendi2 kehidupan dan untungnya dia mau bertobat sehingga dia dipulihkan.Dan nabi junjungan anda,maafkan saya krn akhir dari komentar saya yg pertama terlalu ’kasar’.Semua tokoh di atas bertolak belakang dgn Yesus.Nabi Adam yg semua makhluk tunduk padanya sedangkan Yesus tunduk pada semua makhluk,(maaf! saya kurang pandai memilih kata) melalui kehidupanNnya yg berkorban dan ajakan kpd ’kesadaran tertinggi’ dgn cara melepaskan kepemilikan indrawi.Spt perumpamaan Yesus dlm Lukas 12:49;Aku datang untuk melemparkan api dan betapakah aku harapkan,api itu telah menyala.Lukas 12:52;Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang dalam satu rumah,tiga melawan dua dan dua melawan tiga.Juga perumpamaan ttg 5 gadis yg bodoh dan 5 gadis yg bijak.Yesus mengajak kita mengikutinya dgn perumpamaan Lukas 9:58;Yesus berkata kpdnya:”Serigala mempunyai liang,dan burung mempunyai sarang,tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya”.Artinya jgn sandarkan pikiranmu kpd ’keinginan ragamu!’(tempatmu beserta simbol2 sendiri berada).Hidup Yesus adalah berkorban.Dan semua mengakui bahwa Dia ada di sorga dgn status yg membuat kita2 salah paham.Kembali saya jelaskan komentar saya yg kedua ttg sebutan ’anak’.Begini saudara….!Pd zaman dahulu mengorbankan anak sulung adalah hal biasa sbg persembahan kpd yang kuasa.Jadi..klu membicarakan pengorbanan sudah pastilah sasarannya ’anak’.Seperti yg dilakukan Nabi Ibrahim(inipun jadi bahan perdebatan tarik menarik;ishak atau ismail)Kalau bukan anak,diganti dgn hewan yg sehat dan gemuk.Hal yg demikian tdk berlaku lagi oleh kehadiran Yesus dgn Perjanjian baruNya(Seperti dinubuatkan pd kitab Perj.Lama).DiriNya sendirilah yg dikorbankan.Dia sendirilah ’Anak’ itu.Dan ’Anak’ itu sekarang berada di sorga.Dan sorga itu adalah Kerajaan Allah.Krn ajaran Yesus adalah pengorbanan maka kata ’anak’ sbg simbol pengorbanan kami terapkan utk menyebut statusNya.Maka kami sebutlah Yesus ’Anak (Kerajaan) Allah,singkatnya ’ANAK ALLAH’.Ttg kehadiran ’anak’ ini tlh dinubuatkan pd Yesaya 9:5;Sebab anak telah lahir untuk kita;lambang pemerintahan ada di atas bahunya dan namanya disebutkan orang;PENASIHAT AJAIB,ALLAH YANG PERKASA,BAPA YANG KEKAL,RAJA DAMAI.Demikian pulalah lagi kami kami menyebut Yesus.Dan saya tekankan lagi bahwa sebutan itu terucap melalui perbuatan tingkah laku bukan dgn ’kata2’.Dan tidak ada maksud kami me-’sekutu’kan TUHAN YANG MAHA ESA dgn apapun.Yang kami sekutukan adalah kehendakNya yaitu;Mengasihi(BAPA),Berkorban(ANAK),Pengajaran pd hidup suci(ROH KUDUS)Matius 7:21;Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu:Tuhan,Tuhan! Akan masuk dlm kerajaan sorga, melainkan dia yg melakukan kehendak Bapa-Ku yg di sorga. Kalaupun anda mendengar dari mulut kami perkataan “Allah Bapa,Anak dan Roh Kudus adalah satu”,itu hanya semacam ucapan “ritual”,dan yg sesungguhnya adalah mengasihi,berkorban,dan berusaha hidup suci.Karena Bapa adalah Kasih,Anak adalah berkorban dan Roh Kudus adalah pengajaran kpd hidup kudus.Melakukan seperti yang anda katakan ”pola pekerjaan yg ditetapkan Allah”.Bukan membahas zat keberadaan Allah dan Yesus.Kalau anda masih ingin membahas zatNya coba anda tanyakan pd tokoh2 Perj.lama di atas!Kalau anda ingin memahaminya coba anda renungkan ajaran Yesus(perumpamaan2Nya)!Lagi pula,inti yg saya jelaskan ini adalah ’untuk semua orang’.Saya bukan mengemukakan ide kepemilikan saya,namun hanya mengingatkan bahwa’pola pekerjaan’ ini ada tertanam dalam setiap hati manusia.Kunci Kerajaan Allah sdh ada pd kita,tinggal bgm kita menggunakannya.Bandingkan dgn ulasan anda,itu hanya sesuai untuk ide kepemilikan kaum anda,kecuali anda bisa menjelaskan inti ’pola pekerjaan’ keyakinan anda yg seyogianya tlh tertanam dlm hati manusia.Dan seharusnya pastilah sama,kalau tidak sama berarti anda masih membahas sampulnya saja. Saya pernah juga punya pendapat yg sama spt pendapat anda dan nyaris meninggalkan keimanan saya.Saya bertanya,berdiskusi,membaca namun tak ada jawaban yg memuaskan.Akhirnya saya coba pahami lagi ’ucapan2 Yesus’ dan saya coba terapkan pd kehidupan saya,dan ternyata jawabannya pd ’pola perbuatan’ itu sendiri.Saya menyadari bahwa jawaban saya tdk memuaskan bagi anda,tapi saya berharap bahwa ’pola pekerjaan’ yg anda yakini juga ada pd semua orang walau dgn sampul yg berbeda.Maafkan saya bila ada kata2 yg tdk pantas.

  8. Baiklah saudara Hotdi, terima kasih atas penjelasan yang anda berikan. Ini dapat menjadi referensi bagi saya. Manusia tidak akan luput dari salah dan dosa, baik perkataan dan perbuatan, termasuk diri saya. Dan saling memaafkan adalah hal yang paling indah…

    Namun ada hal yang perlu saya ingatkan di sini. Pembahasan yang paling mendasar adalah mengenai kevalidan Yesus sebagai Tuhan yang dipercayai umat kristiani di dunia. Dan yang saya ingin sampaikan di sini, Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Allah.

    Dalam penjelasan anda yang disertai dengan perumpaan pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as yang mengorbankan Ismail as, anaknya sendiri, kita dapat melihat bahwa yang dikorbankan oleh Nabi Ibrahim as adalah anaknya bukan dirinya. Seseorang yang lain. Dan jika anda menyamakan dengan Allah yang mengorbankan Yesus anaknya, Ini yang saya katakan bahwa tidak mungkin Allah adalah Yesus dan Allah itu satu sedangkan yang dikorbankan itu anaknya, Tuhan yang lain. Dan itu berarti Tuhan itu tidak Maha Esa. Suatu kelemahan landasan berpikir.

    Anda mengatakan bahwa Yesus beda dengan Nabi-Nabi yang lain. Menurut saya, alangkah lebih baik anda lebih banyak mendalami cerita-cerita sejarah Para Nabi dan Rasul. Nabi Nuh as, adalah Nabi yang dianggap gila dan pembohong oleh ummatnya. Dia tidak merasa bahwa dia harus menjadi seorang yang top, karena tugas seorang Rasul adalah menyampaikan risalah tauhid.

    Rasulullah saw, seorang yatim piatu sejak usia 6 tahun. Beliau berdagang untuk kehidupan sehari-hari. Dalam menyebarkan seruan tauhid di tanah Arab, Rasulullah mendapatkan banyak ujian dan cobaan. Tidak sedikit dia mengalami luka-luka demi tetap menegakkan agama Allah di dunia. Dan banyak lagi kisah para Rasul yang harus dikejar-kejar oleh orang-orang atau kaum yang ingin membunuhnya, demi mempertahankan perintah Allah swt.

    Jadi yang ingin saya tegaskan di sini, bahwa Yesus adalah Rasul, seorang manusia utusan Allah, seperti Rasul Allah yang lain, beliau memiliki kelebihan berupa mukjizat. Dan Yesus atau Isa as mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah sepeti halnya Rasul Allah yang lain.

    Sebagai umat Islam, dalam keadaan apapun, harus berserah diri hanya kepada Allah swt. Allah yang saya sembah adalah Tuhan yang tidak ada yang sebanding denganNya. Dia lah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan apa-apa yang ada di antaranya, termasuk Yesus atau Isa as. Jika Dia hadir di dunia, maka Dia Allah, jika dia ada di hati dan perbuatan kita, Dia lah Allah, ketika Dia menjadi Hakim di hari akhir kelak, Dia lah Allah. Dan ini lah yang saya maksud dengan Allah ada di segala dimensi, dan Dia tetap Allah.

    Beberapa point akhir penjelasan saya:

    1. Saat seorang berdoa kepada Allah memohon pertolongan, maka Allah akan memberikannya melalui orang lain, tapi bukan berarti orang lain akan dianggap sebagai Tuhan.
    2. Jika anda mengatakan bahwa Allah sendiri lah yang mengorbankan dirinya. Maka akan ada kerancuan dengan pernyataan bahwa Allah telah mengorbankan anak tunggalNya, bahwa perkataan Yesus saat di salib karena keilahian telah meniggalkan jasad manusiawi, bahwa Allah sebagai tuhan seharusnya kekal.
    3. Nabi Adam adalah khalifah ataupun pemimpin pertama di dunia ini, dan Allah swt memberikannya kekuasaan atas segala makhluk di muka bumi, layaknya seorang pemimpin.
    4. Seorang memiliki sifat keilahian karena kedekatannya dengan Allah, sumber keilahian yang sesungguhnya. Namun tidak berarti manusia itu adalah ilah, karena karena tiada ilah selain Allah.
    5. Setiap umat Islam harus mengimani ajaran tauhid dalam hatinya, mengatakan dengan lisannya, dan mewujudkan dengan ibadah dan amal sholeh yang dilakukannya. Karena iman seorang muslim tercermin dari perbuatan dan perkataannya.

    Akhir kata, semoga Allah swt ta’ala memberikan hidayahNya kepada kita tentang diskusi yang kita lakukan saat ini. Saya mohon maaf jika ada yang kurang berkenan, dan kepada Allah sudah seharusnya saya mohon ampun.

    Wallahu ‘alam bish showab

  9. Wa alaikum salam warahmatullah wabarakatuh..

    Saudara Ifan, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi dan pertanyaan anda. Dan Insya Allah, penjelasan saya nantinya dapat membantu.

    Seperti judul postingan di atas, bahwa Yesus bukan Tuhan, seperti yang diklaim sebagian besar ummat kristiani di dunia ini. Tidak ada satupun dalil shahih yang kuat yang termaktub dalam kitab-kitab Allah, Taurat-Injil-Qur’an, yang menyatakan dengan jelas bahwa Yesus adalah Tuhan. anak Allah yang ada dalam Al Kitab, memiliki arti kedekatan seorang hamba kepada sang khalik.

    Agar manusia mengenal Allah, adalah melalui utusan-utusanNya yaitu para Nabi dan Rasul. Sehingga Allah tidak harus turun langsung ke dunia. Seperti halnya saat Allah memberikan rezeki dan pertolongannya pada manusia, malaikat ataupun manusia lain menjadi perantaranya.

    Demikian sedikit penjelasan saya, semoga dapat membantu…

    Wallahu ‘alam bish showab

  10. Perj Baru yg dibawa Yesus adalah bahwa saatnya tlh tiba menyembah Allah bukan di..,arah..,ritual..,ini itu,tapi saatnya menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran.Roh artinya Kehidupan dan Kebenaran adalah benar pada segala sisi.
    Berbeda dgn cara Perj Lama dan cara anda.Buktinya adalah bait Sulaiman sbg simbol ritual Perj Lama telah runtuh dan sewaktu Yesus diadili tirainya terkoyak. Tapi Anda masih mempertahankan ritual dlm menyembah Allah sehingga kiblat Istana Sulaiman kalian pindahkan ke Mekah.Menyembah yg dimaksud Yesus adalah dalam menjalani hidup dgn cara mengorbankan kemelekatan pada 5 ego manusia.Sehingga muncullah istilah ‘anak’ Allah.Pd Perj Lama pengorbanan kpd Allah adalah menyembelih anak kandung spt yg dilakukan Nabi Ibrahim.Pada Perj Baru yg dikorbankan juga ‘Anak’ tapi dalam bentuk keakuan indrawi.Nah…Yesus adalah yg paling fenomenal dan yg pertama mengorbankan keakuanNya.Untuk apa mengorbankan keakuan?Yah..supaya bisa mengasihi.Dan sifat mengasihi diidentikkan dengan ‘BAPA’.Setelah ANAK dikorbankan dan kasih (BAPA)bertindak
    maka kehidupan yg damai telah terwujud (ROH KUDUS).Inilah Kebenaran,artinya setiap manusia dahulu,sekarang,dan yg akan datang hal ini tlh ditanamkan dalam hati manusia.Inilah Tritunggal yg kalian selalu ributkan,dan sebutan Yesus yg kalian masalahkan.Mengapa?,karena cara kalian adalah cara Perj Lama dan bertemu pula dgn pendeta dungu.
    Membahas ketuhanan melulu.Coba anda laksanakan spt yg Yesus laksanakan.Karena padamu juga ada ‘ANAK'(egomu) yg harus dikorbankan supaya anda bisa bertemu ‘BAPA'(mengasihi) supaya dlm hidupmu hadir ‘ROH KUDUS'(bijaklah meng’cut’/menyunat tingkah lakumu).Apa anda sudah mengerti? Kalau anda sudah mengerti,saya harap jangan ada lagi mempertanyakan ‘Yesus anak Allah?,Yesus sama dgn Tuhan?’dan pernyataan ngawur lainnya.
    Sekali lagi saya tekankan!,Korbankan ‘ANAK’mu(ego),temuilah ‘BAPA'(mengasihi) dan hiduplah dlm tuntunan ‘ROH KUDUS’.
    Saya tidak ada menyatakan Yesus=Allah,Allah mempunyai anak,Yesus=Roh Kudus.Kalaupun anda masih juga mendengar yg demikian dari kaum saya,maknailah itu seperti apa yg berulang kali saya jelaskan!

  11. Terima kasih kembali saya sampaikan kepada saudara hotdi yang tetap memberikan pendapatnya sebagai masukan kepada saya dalam mengambil langkah berikutnya. Saya akan membahas apa yang anda paparkan dalam komentar anda.

    Pernyataan yang anda ambil mengenai penyembahan bentuk baru yang dibawa Yesus adalah cara baru yang berbeda dari apa yang ada pada Perjanjian Lama (Taurat) dan Kitab yang saya yakini (Al Qur’an). Taurat itu diturunkan dari Allah swt Tuhan semesta alam. Karena Al Qur’an sebagai kitab penutup juga berasal dari rabb yang sama, maka pasti ada kesesuaian. Saya yakin pernyataan anda tidak bermaksud mengatakan bahwa Perjanjian baru (Injil) bukan dari Allah swt.

    Allah swt, Yang Maha Perkasa, Dia telah memerintahkan dalam Al Qur’an melakukan ibadah-ibadah seperti apa yang telah diamalkan oleh kaum-kaum sebelum ummat Muhammad saw. Jadi Ummat Islam bukan hanya mempertahankan, tapi menunjukkan kepada kaum sebelumnya bahwa Islam adalah agama Allah.

    Allah lah yang telah menentukan Ka’bah yang ada di Makkah sebagai kiblat seluruh ummat Islam. Bukan tanpa alasan, dan bukan manusia yang sengaja memindahkan. Tapi karena Ka’bah, Baitullah, telah didirikan oleh Bapak para Rasul, Nabi Allah Ibrahim as. Karena dengan adanya Kota Suci sebagai kiblat, maka persatuan ummat Islam akan lebih terpusat.

    Anda mengatakan bahwa Yesus mengorbankan keakuannya, dan Yesus adalah anak Allah, Yesus adalah tuhan. Bagi ummat Islam yang mukmin, yakin bahwa Allah swt Tuhan semesta memiliki sifat keakuan yang tidak bisa dan boleh dimiliki oleh makhlukNya. Manusia tidak boleh sombong, karena sombong adalah hak Allah swt.

    Nah…Yesus adalah yg paling fenomenal dan yg pertama mengorbankan keakuanNya.Untuk apa mengorbankan keakuan?Yah..supaya bisa mengasihi.

    Allah Maha Pengasih dan sebagai tuhan, Dia tidak perlu mengorbankan keakuanNya untuk mempertahankan ke-Maha Pengasih-anNya. Yesus mengorbankan keakuanya dengan cara disalib. Maha Besar Allah… Tuhan kami tidak akan pernah disalib oleh makhlukNya.

    Inilah Tritunggal yg kalian selalu ributkan,dan sebutan Yesus yg kalian masalahkan.

    Jika tritunggal itu konsep beribadah, dan ummat Kristiani menganggap bahwa Tuhan itu satu, yaitu Allah, mungkin ummat Islam akan berbeda tanggapannya. Tapi di sini, sekali lagi, ummat Kristiani meyakini bahwa selain anak Allah (anak Tuhan), Yesus adalah Tuhan. Dan Islam menolak keras pernyataan Yesus adalah Tuhan.

    Saya tidak akan mengikuti apa yang tidak saya imani, sesuatu yang menurut saya, secara konsep, bagi orang intelek saja sulit untuk dimengerti. Jadi saya tidak mungkin mengamalkan apa yang anda jelaskan mengenai konsep tritunggal. Islam itu mudah dimengerti karena Allah telah mengutus utusan-utusan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Anda dapat membuktikannya.

    ‘Yesus anak Allah?,Yesus sama dgn Tuhan?’dan pernyataan ngawur lainnya.

    Menurut saya itu bukan pertanyaan ngawur. Karena dalam perjanjian baru terdapat pernyataan bahwa Yesus adalah anak Allah. Itu cuma suatu pertanyaan untuk meyakinkan apakah Yesus itu Tuhan. Dan saya tidak akan menanyakan hal itu ataupun yang lain, karena saya yakin Yesus adalah murni manusia, bukan Tuhan. Sifat keilahiannya adalah wujud kedekatannya dengan Allah dan kelebihan yang diberikan oleh Allah.

    Saya tidak ada menyatakan Yesus=Allah,Allah mempunyai anak,Yesus=Roh Kudus

    Pernyataan terakhir anda, dapat saya simpulkan bahwa anda memahami bahwa Allah-Yesus-Roh Kudus, itu berbeda, namun ada yang patut disembah salah satu diantaranya, jika ketuhanan ummat kristiani adalah Tuhan YME (Tauhid). Jadi menurut anda siapakah Tuhan di antara ketiga yang berbeda itu?

    Islam itu didirikan atas 5, Syahadat, Shalat, Shaum, Zakat, Haji bagi yang mampu. Syahadat adalah pengakuan keimanan, Shalat adalah wujud pengakuan dan sarana komunikasi dengan Allah, Shaum dan Zakat adalah ibadah yang menuntut adanya rasa kemanusiaan. Dan haji adalah bagaimana manusia bisa melaksanakan dasar-dasar yang sebelumnya. Suatu dasar agama yang lengkap dan jelas dan mudah dimengerti.

    Sekian… Wallahu ‘alam bish showab

  12. mas apa Nabi Muhammad meyebutkan : ini loh sahabat2 ku 5 rukun Islam
    yang pertama Syahadat, yang kedua shalat, yang ketiga Shaum, yang keempat Zakat, yang kelima Haji kalau dia mampu…

    mohon penjelasanya: dalam kitab apa?? dan ayat apa??

  13. Saudara theodore, Nabi Muhammad SAW telah menjelaskan apa-apa yang menjadi dasar dan aturan dalam Islam, melalui perkataan dan perbuatan beliau.
    Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Abdurrahman r.a, Rasulullah saw bersabda,
    “Islam dibangun di atas lima perkara, bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan Muhammad utusanNya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, mengerjakan haji dan puasa Ramadhan.” (HR. Tirmidzi dan Muslim)
    Anda bisa menemukan hadits2 shahih dalam beberapa kitab. Semoga membantu

  14. njlajahweb

    Salam

  15. njlajahweb

    Maaf jika bertentangan dengan Al-Quran, saya menjelaskan berdasarkan versi kristen, walaupun saya kristen sejak lahir sampai sekarang, namun saya juga percaya bahwa Rasulullah adalah utusan Tuhan, semoga islam tetap berjaya.
    Dalam uneg-uneg saya, saya juga berpikir siapa tahu ada solusi atau mungkin jalan tengahnya ataupun jalan alternatif menuju jalan tengah atau paling tidak, jalan alternatif yang mendekati jalan tengah dari perbedaan-perbedaan agama, tapi jika ada perbedaan yang tidak ada benang merahnya, anggap saja sebagai tambahan pengetahuan saja, percaya atau tidak itu hak asasi anda, saya tidak akan ngotot ataupun memaksa anda untuk percaya, atau anda memilih hanya percaya saja dalam hati tapi menyangkalnya dalam mulut, itu hak anda juga, saya hanya ingin memberi tahu apa yang saya tahu, karena kalau tidak, maka Tuhan atas segala makhluk akan menuntut saya.
    Untuk sekedar anda ketahui saja, saya ingin menjelaskan point-point yang saya akan jelaskan dengan kemampuan saya yang tidak seberapa ini, sebagai berikut :
    1.Menurut kristen, Tuhan itu bisa menjelma menjadi apa saja ataupun siapa saja yang Dia kehendaki. Penjelasanya: Ketika Tuhan menjelma menjadi apa saja ataupun siapa saja bahkan menjadi apapun ataupun berapapun yang Dia kehendaki, maka Dia pada hakikatnya tetap SATU, dan Dia selalu bertujuan baik, karena Dia tidak pernah berdosa juga tidak pernah melakukan dosa. Salah satu contohnya dalam alkitab tentang kisah nabi musa, bahwa Tuhan pernah menampakan Diri sebagai Api yang membakar semak belukar tapi semak belukar itu tidak terbakar, lalu Tuhan berfirman kepada musa yang intinya sebagai berikut, “Hai Musa tanggalkanlah kasutmu, karena tanah yang kau pijak adalah tanah suci”. Contoh-contoh penjelmaan lainya dalam alkitab juga tertulis tentang Tuhan yang pernah menjelma sebagai Malaikat Tuhan, sebagai 7 Roh Allah, menjadi tiga orang yang menemui nabi Abraham(dalam alkitab terjemahan lama disebut Ibrahim).
    2.Tentang kristus. Memang kristus bisa dikatakan bukan Tuhan tapi itu berlaku ketika kristus didunia untuk menebus dosa kutuk atas seluruh manusia didunia juga seluruh agama termasuk agama Islam, karena status kristus pada saat itu adalah sebagai Firman yang menjadi manusia tapi tanpa melalui media, lain dengan Adam dan Hawa yang melalui media tanah liat dan tulang rusuk.
    Namun sebelum dan sesudah Kristus didunia Kristus memang Tuhan, karena ada tertulis Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    3.Tentang anak Allah, istilah anak Allah itu hanyalah kiasan, arti anak Allah untuk kristus sebenarnya mempunyai sebutan yang lengkap yaitu anak tunggal Allah yang biasa disingkat sebagai anak Allah saja. Jadi arti anak Allah untuk kristus adalah satu-satunya manusia yang terjelma dari Firman, dari yang tidak ada menjadi ada, tanpa melalui media apapun. Jadi sebenarnya Maryam atau Maria bukanlah ibu kandung kristus, melainkan hanya ibu asuh. Tuhan hanya meminjam rahim Maria, untuk rencana mulia Tuhan sudah diputuskan sebagai keputusan Ilahi. Namun tentang arti anak Allah yang ditujukan kepada orang-orang kristen pada umumnya adalah kumpulan orang-orang percaya yang mencintai ataupun mengusahakan perdamaian, jadi tidak sama arti anak Allah untuk kristus dengan arti anak Allah untuk yang selain kristus.
    4.Tentang TriTunggal. TriTunggal berarti Tiga yang berasal dari SATU, atau Tiga jelmaan yang berasal dari SATU, intinya dalam alkitab Dia sering menjelma menjadi Tiga Jelmaan juga bahwa Tuhan terlalu sanggup untuk menjelma menjadi dua atau tiga ataupun tiga juta juga sebanyak yang Dia mau, itu terserah Dia, karena Tuhan tidak bisa dibatasi oleh pikiran kita ataupun oleh apapun dan rencana-Nya tidak bisa diselami secara 100%.
    5.Tentang roh kudus, sebenarnya istilah roh kudus dalam kekristenan itu kurang tepat, yang benar adalah Rohulkudus. Karena arti roh kudus sama dengan roh suci, sedangkan malaikat juga termasuk roh suci, salah satu contohnya Gabriel atau Jibril, seperti umat Islam yang menganggap roh kudus itu Gabriel, sedangkan arti Rohulkudus adalah Roh Allah yang Maha Suci.
    6.Tentang Keslamatan. Tidak semua orang kristen masuk surga, walaupun nantinya ada juga orang-orang kristen yang masuk surga. Karena kristus pernah berkata yang intinya “bukan hanya orang yang berseru kepadaku Tuhan saja, yang akan selamat, melainkan orang-orang yang melakukan Firman”. Karena kristus mati bukan untuk menebus dosa perbuatan seluruh manusia didunia dalam seumur hidup mereka.
    7.kristus datang bukan hanya untuk israel saja seperti yang tertulis dalam kisah kornelius dalam kisah para rasul pasal 10 ayat 1-48.
    8.Mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tidak harus menjadi kristen.
    9.Tentang keadilan Tuhan. Kalau kita percaya Tuhan itu Maha Adil disaat ada keadilan diseluruh bumi, semua orang juga bisa dan ini sebenarnya bukan iman tapi keyakinan, karena kita percaya berdasarkan bukti, tapi ternyata ada orang-orang yang masih percaya bahwa Tuhan itu tetap Maha Adil walaupun ada ketidak-adilan dibumi, walaupun mereka tidak tahu jawabanya, nah ini baru yang namanya iman.

    ———————————————————-
    SEKILAS INFO :
    Mungkinan kutipan ini bisa menumbuhkan ataupun menambah iman anda atau juga menambah wawasan anda, saya mengambil kutipan ini dari internet. Isinya sebagai berikut.
    Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada orang kristen yang dalam hatinya masih ragu bahwa Tuhan itu Maha Adil walaupun disaat ada ketidak-adilan didunia ini.
    Tuhan itu tetap Maha Adil, walaupun ada ketidak-adilan didunia ini, karena keadilan Tuhan atas segala makhluk, tidak bisa hanya dibatasi ataupun diukur dengan lamanya umur bumi, sebab keadilan Tuhan jauh melampaui batas umur bumi, juga bahwa ada beberapa dari keadilan-keadilan Tuhan yang hanya dinyatakan di alam sesudah kematian, bahkan ada keadilan-keadilan Tuhan didunia ini yang sengaja Tuhan sembunyikan untuk menguji lahir dan batin manusia, untuk memancing iman yang sejati, tapi bukan berarti Tuhan mendukung ketidak-adilan.
    Kalau manusia percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil disaat keadilan terlihat nyata diseluruh bumi, maka semua orang juga bisa, demikian juga tentang Ke-Mahakuasaan-Nya juga tentang Ke-Mahaan-Nya yang lain, itulah mengapa Tuhan tidak mau menyatakan secara langsung akan KeMahaan-Nya dilangit sehingga dilihat semua orang diseluruh dunia. Dan seandainya itu terjadi, maka manusia yang melihat itu bukan disebut manusia beriman tapi manusia yang hanya berkeyakinan saja, karena mereka mempercayai Tuhan hanya berdasarkan bukti saja dan bukan itu yang paling Tuhan inginkan tentang cara mempercayai Tuhan.
    Karena salah satu dari arti iman yang sejati adalah tetap mempercayai Tuhan dan KeMahaan-Nya dengan benar dan dilaksanakan dengan cara yang benar pula, walaupun tidak pernah ada bukti untuk selamanya atau walaupun Tuhan sendiri dengan sengaja tidak mempercayakan diri-Nya ataupun KeMahaan-Nya untuk menguji manusia, sebab Tuhan kadang ataupun sering, Dia suka melakukan manuver-manuver yang tidak biasa atau manuver-manuver yang lain dari biasanya.
    Bagaimana jika manusia dihadapkan dalam keadaan yang sebaliknya atau jika keadilan tidak nyata secara keseluruhan ataupun tidak nyata sama sekali, maka, tidak semua manusia bisa mempercayai keadilan Tuhan dari dalam hati manusia bahkan yang beragama sekalipun, dan disaat inilah Tuhan memancing iman-iman yang sejati, iman yang teruji, jadi janganlah juga menjadi atheis-atheis yang terselubung.
    Namun jika ternyata masih ada orang-orang yang tetap percaya bahwa Tuhan itu tetap Maha Adil walaupun disaat adanya ketidak-adilan, maka orang-orang inilah yang tergolong orang-orang yang memiliki iman yang sejati, walaupun mereka tidak tahu jawabanya, namun mereka akan menjawab dengan semampu mereka agar Tuhan atas seluruh makhluk tidak salahkan atau dikambing-hitamkan melalui mulut ataupun hati manusia, karena Tuhan itu terlalu benar untuk bersalah juga terlalu suci untuk berdosa.
    Jadi, TUHAN TIDAK PERNAH BERSALAH dan TIDAK PERNAH BERDOSA juga TUHAN TETAP MAHA KUASA walaupun masih ada ketidak-baikan atau walaupun kejahatan semakin merajalela, namun KEMAHAAN-NYA TETAP BERSINAR DAN TIDAK PERNAH PUDAR MESKIPUN DALAM KEADAAN YANG MERAGUKAN BAGI BANYAK ORANG, JUGA DALAM KEADAAN APAPUN, UNTUK SELAMANYA DIDALAM HATI ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI IMAN SEJATI.
    Jadi tetaplah percaya kepada Tuhan Atas Segala Makhluk Yang Maha Segalanya yang terlalu mampu menghukum jin-jin, roh-roh jahat(setan), raja jin(dalam istilah kristen mungkin yang bernama atau bergelar Satan), raja para setan(dalam istilah kristen mungkin yang bernama atau bergelar Iblis), apalagi tubuh dan roh manusia, yaitu orang-orang yang hatinya lebih cenderung kepada kejahatan dalam seumur hidupnya karena hati nurani mereka sudah menjadi buta.
    Kalau berbicara tentang hari kebangkitan, saya jadi teringat tentang kebangkitan orang-orang mati diakhir dari akhir zaman seperti yang tertulis dalam alkitab , yang intinya seperti ini : Di akhir dari akhir zaman, semua orang diseluruh penjuru dunia akan dibangkitkan oleh Kristus, baik yang jahat maupun yang baik, tapi yang jahat akan dibangkitkan untuk dihukum atau disiksa, sedangkan yang baik dimata Tuhan, akan dibangkitkan untuk menikmati alam kedamaian yang abadi.
    Jadi tentang penyiksaan terhadap orang yang jahat, kemungkinan besar yang disiksa itu bukan hanya roh manusia saja, tetapi juga tubuh manusianya, karena ada tertulis dalam alkitab yang intinya bahwa yang jahat akan dibangkitkan (dari kubur) untuk menikmati hukuman. Jadi, kemungkinan besar tubuhnya juga dibangkitkan untuk menjalani hukuman Tuhan.
    Jadi dari semuanya ini, semoga Tuhan atas segala makhluk yang paling dicintai dari segala yang dicintai, yang paling dipuji dari segala yang dipuji, juga yang paling disembah dari segala yang disembah dan jika ada orang-orang non kristen yang mempercayai Almasih Isa atau Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hatinya, tidak harus menjadi kristen.

    ——————————————

    SEKILAS INFO : Dari kutipan seseorang di internet.

    Seandainya ada agama lain yang mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat, mereka tidak harus masuk kristen, walaupun hanya didalam hati saja dan tidak pernah terucap dalam mulut, bahkan sekalipun engkau menyangkal Kristus dalam mulutmu, kecuali dalam hatimu, (ini hanya berlaku untuk agama lain juga bagi yang tidak beragama sejak lahirnya), karena banyak agama lain yang sengsara bila masuk kristen disebabkan mereka diancam atau dikucilkan. Maka saya mendoakan semoga Kristus tetap akan berusaha melindungi juga memelihara perekonomian kehidupan sehari-hari kalian, tidak ada ilmu setinggi apapun yang mampu membobol perlindungan Kristus atas kalian, Kristus juga mampu memberi solusi ataupun jalan tengah atas semua masalah tanpa terkecuali, termasuk narkoba, juga segala penyakit. Asalkan kalian mau selalu belajar bertanggung-jawab menurut agama dan kitabmu juga hati nurani, yang juga didasari oleh rasa tahu diri dalam lahir dan batin dalam seumur hidupmu.
    ——————————-

    SEKILAS INFO : Dari kutipan seseorang di internet.

    Bukti adanya Tuhan adalah masih adanya misteri-misteri ataupun fenomena-fenomena, yang dari dulu sampai sekarang masih belum bisa diungkapkan, seperti misteri-misteri alam, misteri-misteri yang ada dilangit, bahkan misteri-misteri dialam gaib yang masih belum terjawab oleh para pakar dalam bidangnya, seperti para ilmuwan, paranormal, para cendikiawan yang genius, dll. Karena hanya ada Satu, yaitu Hikmat Tuhan yang mampu menjawab semuanya. Dengan Hikmat Tuhan yang melebihi semua ilmu dan kepandaian manusia ataupun makhluk, maka Tuhan atas segala makhluk, menciptakan langit, bumi, alam semesta juga segala isinya serta semua yang disebut makhluk, karena nama lain dari makhluk adalah ciptaan Tuhan.
    Ada orang berpikir bahwa alam tercipta dengan sendirinya terbentuk dari gas, atau dari debu dan sebagainya, ini sama dengan mereka mengatakan bahwa benda mati bisa menciptakan benda mati, tapi secara logika saja itu tidak mungkin. Jadi Tuhanlah yang menciptakan, melalui Hikmat-Nya Tuhan menciptakan langit dan bumi juga semua makhluk. Lihatlah matahari, setiap jam 12 siang, matahari selalu tepat ada diatas bumi, pasti ada Yang Mengaturnya kan? Yang Mengaturnya adalah Tuhan atas segala makhluk untuk selamanya.
    Bukti ke-2 tenggelamnya kapal Titanic, dimana ada orang yang sombong yang mengatakan “bahkan Tuhanpun tidak sanggup menenggelamkan kapal Titanic”.Dan ironisnya kapal Titanic yang masih baru itu, tenggelam dengan sukses, bahkan menjadi terbelah dua.
    Bukti yang ke-3, tentang adanya Tuhan adalah orang yang kerasukan setan bisa diusir dalam nama Tuhan, ini juga berarti bahwa Tuhan itu benar-benar ada, ini kisah nyata dan sudah pernah terjadi.

  16. Salam kenal rekan njlajahweb…

    Dari perbedaan-perbedaan antara agama kristen dan Islam, salah satu yang saya bahas di sini adalah mengenai ketuhanan Yesus (dalam ajaran Islam ialah Isa al masih, rasul atau utusan Allah kepada bani Israel).

    Penolakan atas ketuhanan yesus dalam artikel ini juga saya referensikan terhadap isi alkitab. Saya harap anda bisa membuktikan sendiri, mengenai ada atau tidaknya pernyataan Yesus yang secara eksplisit mengklaim dirinya sebagai tuhan.

    Isi alkitab yang juga meragukan sebenarnya tidak dapat dijadikan referensi yang baik dan utama untuk menjadikan Yesus sebagai tuhan dan salah satu dari Tritunggal.

    Anda juga bisa membuktikan sendiri dengan mencari perkataan Yesus sendiri dalam alkitab mengenai Tritunggal. Maka anda akan menemukan hasil dari permainan kata Paus lah asal usul tritunggal itu. Di sini lah maka sebagian besar umat Islam yang mengetahui, akan mengklaim bahwa ajaran kristen sendiri adalah ajaran Paus.

    Mungkin anda juga bisa mencari dalam alkitab anda bahwa yesus sendiri yang mengatakan bahwa dia membawa ajaran agama kristen. Maka yang anda temukan adalah bahwa jama’ah yang di dalamnya terdapat paus adalah jama’ah pertama yang dinamakan dengan kristen. Di mana saat itu adalah beberapa puluh tahun setelah Yesus wafat.

    Salah satu hal yang bisa jadi renungan anda dan rekan2 kristen, jika di dalam alkitab terdapat 10 kewajiban utama yang jika mereka melanggarnya maka hukumannya adalah mati, apakah saat ini 10 kewajiban itu tetap dilaksanakan oleh orang kristen.

    Allah itu Maha Adil, dan adilnya Allah tidak sama dengan adilnya manusia. Satu perumpaan mengenai itu dapat anda lihat dari beberapa potongan kalimat berikut.

    “Jika kau menyuruh manusia untuk membagi secara 120 buah Apel kepada 4 orang, maka ia akan membagi secara rata masing-masing orang sebanyak 30 buah Apel. Namun jika engkau meminta Allah untuk membagikannya secara adil, maka Dia akan membaginya pada orang pertama paling banyak (60 buah), yang kedua lebih sedikit (40 buah) yang ketiga lebih sedikit lagi (20 buah), dan yang terakhir tidak mendapatkan apa-apa. Dan itulah keadilan tuhan.”

    Karena adilnya Allah adalah proporsional terhadap setiap manusia. Ini sama saja jika kita membagi uang saku kepada anak-anak kita, yang sudah SMP, yang masih SD, dan yang masih balita. Tidak akan sama….

    Dan jika ada manusia yang mengklaim bahwa Allah itu tidak adil, itu adalah kesalahannya. Na’udzubillahi min dzalik…

    Saya harap diskusi ini bisa berlanjut..

    Wallahu ‘alam bish showab

  17. 7.kristus datang bukan hanya untuk israel saja seperti yang tertulis dalam kisah kornelius dalam kisah para rasul pasal 10 ayat 1-48.

    Saya harap pernyataan anda ini adalah sebuah klaim bahwa ada kesalahan dalam Al Kitab, atau anda yang mungkin saja salah memahaminya.

  18. sekilas info:
    Alloh dan Kristus sama-sama bergelar Yang Awal dan Yang Akhir.
    Surah 57:1
    3 Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
    wahyu
    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    sekilas info:
    Tentang kematian Isa.
    Surah 19:33 Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
    34 Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

  19. Wahyu
    21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
    21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

    Wahyu
    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    NB: Setiap non-kristen yang hatinya percaya Kristus, tidak harus masuk kristen, tidak harus mengakui dalam mulut apabila terancam, juga tidak harus dibaptis, tapi cukuplah menerima Kristus dalam hatimu, dan tetaplah belajar mempunyai rasa tahu diri terhadap agama dan kitabmu, serta hati nuranimu juga terhadap segala makhluk, tapi bagi ateis, belajarlah mempunyai rasa tahu diri terhadap nuranimu juga terhadap segala makhluk.

    Kristus mempunyai Gelar sebagai Yang Awal dan Yang Akhir Alkitab wahyu 1:17-18, sama dengan Gelar Alloh dalam Al-Quran Surah 57:3.
    Mungkin sebagai jalan tengah antara Islam dan kristen tentang Kristus adalah: yaitu bahwa Kristus bisa dikatakan bukan Tuhan, tapi Kristus adalah Jelmaan Tuhan. Artinya bahwa Tubuh Kristus adalah Jelmaan Firman Tuhan karena itu Kristus bisa mati. Sedangkan Roh Kristus adalah Jelmaan Tuhan karena itu Kristus mempunyai otoritas Ilahi yang mampu mengampuni dosa manusia.
    NB: Tujuan utama Kristus mati untuk menebus dosa kutuk dari adam dan hawa tapi bukan hanya untuk orang kristen saja tapi juga untuk seluruh manusia di seluruh dunia, termasuk seluruh umat Islam diseluruh dunia.
    Tentang kematian Isa silahkan baca dalam Surah 3:55, juga dalam Surah 19:33-34.

  20. Kristus itu boleh dikatakan bukan Tuhan. Karena Tubuh Kristus memang bukan Tuhan melainkan Firman-Tuhan yang telah menjadi Manusia(karena itulah Kristus bisa menderita). Tetapi Roh Kristus adalah bagian dari keilahian-Tuhan(karena itulah Kristus berkuasa mengampuni dosa). Jadi, Kristus adalah bagian dari Firman-Tuhan dan bagian dari Keilahian-Tuhan(Hadis Anas Bin Malik Hal.7).

    NB: Setiap non-kristen yang hatinya percaya Kristus, tidak harus masuk kristen, tidak harus mengakui dalam mulut apabila terancam, juga tidak harus dibaptis, tapi cukuplah menerima Kristus dalam hatimu, dan tetaplah belajar mempunyai rasa tahu diri terhadap agama dan kitabmu, serta hati nuranimu juga terhadap segala makhluk, tapi bagi ateis, belajarlah mempunyai rasa tahu diri terhadap nuranimu juga terhadap segala makhluk.

    NB: Tujuan utama Kristus mati untuk menebus dosa kutuk dari adam dan hawa tapi bukan hanya untuk orang kristen saja tapi juga untuk seluruh manusia di seluruh dunia, termasuk seluruh umat Islam diseluruh dunia.
    Tentang kematian Isa silahkan baca dalam Surah 3:55, juga dalam Surah 19:33-34.

  21. Sekilas info(1)

    bukti adanya Tuhan, yaitu :

    Adanya keteraturan pada peredaran benda-benda langit yang mempunyai orbit, yang beredar dengan teratur dengan tidak berbenturan, dan ini pasti ada yang mengaturnya, yaitu Dia, Tuhan atas segala makhluk.

    seperti juga peredaran matahari, bumi, bulan yang beredar secara teratur(seperti robot yang sudah diprogram oleh Sang Pencipta) hingga membentuk terjadinya siang dan malam untuk menandai hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun.

    ——————-
    Sekilas info(2)

    dalam Alkitab, di kitab Kejadian 1:14, Tuhan atas segala makhluk menciptakan benda-benda penerang untuk menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun.

    Kejadian
    1:14 Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,

    ——————
    Sekilas info(3)

    saya percaya, Kristus tidak pernah mendiskriminasi orang-orang ateis, dan Kristus juga mengasihi orang ateis, juga Kristus tidak pernah memaksa orang ateis, untuk percaya kepada Kristus.

    Tapi anda boleh mencoba untuk datang ke gereja bethany(yang sudah pernah saya buktikan) supaya anda membuktikan bahwa memang ada kedamaian hati yang luarbiasa dari Kristus, yang bisa mengurangi banyaknya beban pikiran anda, juga yang bisa membuat anda menangis bahagia, serta bisa mengisi kekosongan batin anda, dan anda tidak harus menjadi kristen.

    saya juga menghormati para ateis yang mau mendirikan kebajikan ataupun yang mau mencari kepuasan batin yang datang dari kebenaran Kristus.

    NB: Kristus malah membenci orang-orang benar yang merasa dirinya selalu sempurna dan yang merasa dirinya tidak lagi memerlukan pertobatan, padahal manusia pasti ada jatuh bangunya dalam menjalani hidup ini, tapi usahakanlah setidak-tidaknya, untuk lebih banyak bangunya dari pada jatuhnya dalam lahir dan batin, sambil dalam hati memohon pertolongan kepada Tuhan atas segala makhluk.

    —————–
    Sekilas info(4)

    mungkin arti kehidupan adalah proses berawal hingga berakhirnya perjalanan waktu seseorang yang dibatasi oleh kematian yang dihiasi oleh suka dan duka, baik yang datangnya dari Tuhan atau dari manusianya sendiri.

    —————-
    Sekilas info(5)

    biarlah imanmu tetap percaya pada Tuhan atas segala maklhuk walaupun seandainya logikamu mempunyai alasan untuk tidak percaya. Maka katakanlah dalam hatimu” Ya Tuhan atas segala makluk tolonglah hamba, yang saat ini tidak mampu untuk percaya.”

    —————-
    Sekilas info(6)

    ujian Tuhan itu memang bisa mengguncangkan baik iman dan hati nurani kita, sampai-sampai kita berkata “ya Tuhan mengapa ini bisa terjadi padahal Engkau-kan Tuhan yang Baik.

    Maka ingatlah bahwa apa yang terbaik menurut kita belum-tentu seperti apa yang terbaik menurut Tuhan, dan jika kita masih ada pertanyaan-pertanyaan-kehidupan yang tidak bisa kita jawab, pastilah diakhirat nanti, kita bisa langsung tanya sama Tuhan atau mungkin melalui malaikat-Nya.

    —————-
    Sekilas info(7)

    jadi yang terbaik adalah tetaplah berusaha untuk belajar dengan semampu-mampunya untuk menjadi orang yang tahu diri baik secara lahir maupun batin sambil memohon pertolongan-Nya, tapi seandainya Dia tidak menolong untuk menguji kita, maka tetaplah kita lebih mencintai Dia dari segalanya dan tetap beribadah kepada-Nya.

    —————-
    Sekilas info(8)

    saya juga memakai logika untuk belajar memahami Tuhan dan segala hal tentang Tuhan juga saya tidak melarang orang melogika Tuhan dan segala hal tentang Tuhan dalam rangka belajar memahami Tuhan walaupun tidak mungkin sampai 100%, tapi bukan berarti Tuhan harus selalu dilogika, karena Tuhan tidak bisa dilogika secara terus-menerus juga karena Tuhan tidak mungkin dipahami manusia secara keseluruhan atau secara 100%(kecuali sebagianya saja)

    Dulu saya mengutamakan logika dalam memahami Tuhan, tapi sekarang saya mengutamakan iman dalam memahami Tuhan, tanpa mengabaikan logika.

    —————-
    Sekilas info(9)

    iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

    —————-
    Sekilas info(10)

    beberapa contoh tentang gambaran iman adalah :

    1. Tetap percaya bahwa TUHAN ITU TIDAK PERNAH BERSALAH juga bahwa TUHAN ITU BUKAN TUHAN YANG JAHAT, walaupun ada bayi ataupun anak yang masih kecil yang menjadi korban bencana alam atau menderita sakit berat, atau cacat dan sebagainya, yang mengguncangkan hati nurani kita.

    2. Tetap percaya bahwa Tuhan itu tetap Tuhan Yang Maha Baik, walaupun kita dalam keadaan yang terburuk.

    3. Tetap percaya Tuhan itu Maha-Kuasa walaupun kejahatan semakin merajalela.

    4. Tetap percaya Tuhan itu Maha Adil, meski ada banyak ketidakdilan.

    5. dan seterusnya …

    —————-
    Sekilas info(11)

    jadi baiklah kita sama-sama belajar untuk bersatu hati, untuk belajar lebih banyak menyenangkan hati Tuhan walaupun ada jatuh-bangunya, tanpa menutup mata dengan hal-hal lain yang memang perlu dilakukan, karena kita masih hidup didunia.

    saya menasihati, bukan selalu berarti bahwa saya lebih unggul dari kalian, saya tidak bermaksud untuk menggurui.

    saya sebagai manusia biasa, tidak bisa menjamin untuk selalu lebih baik dari kalian dalam seumur hidup, sayapun juga bisa jatuh, saya juga masih belajar dalam kehidupan ini, bahkan sebenarnya semua tokoh agamapun masih belajar, dihadapan Tuhan.

    Jadi marilah kita sama-sama saling menguatkan, bergandengan, menegur dengan kasih, tidak memperbesar perbedaan, saling mendukung dalam kebajikan, dan dalam semua kebaikan.

    —————-
    Sekilas info(12)

    mungkin salah satu cara agar kita lebih mudah bersyukur pada Tuhan atas segala makhluk saat kita dalam keadaan terburuk, adalah dengan memikirkan yang lebih buruk dari yang kita alami.

    —————-
    Sekilas info(13)

    menurut saya, sah-sah saja jika seseorang berbuat baik dan beribadah untuk mendapatkan berkat, untuk masuk surga, dan tujuan-tujuan lainya(asalkan tidak bertentangan dengan Firman-Tuhan ataupun hati nurani).

    Tapi tujuan-utama kita dalam hati kita harus tetap sama, yaitu belajar menyenangkan hati Tuhan atas segala makhluk yang didasar-utamakan oleh cinta kita yang tak-bersyarat pada Tuhan atas segala makhluk, even in long suffering.

    —————-
    Sekilas info(14)

    mungkin arti takdir adalah segala sesuatu yang terjadi yang disebab-utamakan oleh Tuhan.

    sedangkan arti nasib adalah segala sesuatu yang terjadi yang disebab-utamakan oleh manusia.
    *contohnya:
    bencana banjir, yang dikarenakan ulah manusia dimana banyak pohon ditebangi, juga karena ulah manusia dimana banyak sampah yang dibuang sembarangan oleh manusia, sehingga membuntu got, juga arus sungai, hingga mengakibatkan banjir.

    —————-
    Sekilas info(15)
    “opini saya tentang kehidupan”

    memang benar bahwa segala sesuatu terjadi karena seizin Tuhan,

    tapi bukan berarti segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan.

    saya percaya ada perizinan Tuhan yang dikehendaki, tapi ada perizinan Tuhan yang sebenarnya tidak dikehendaki atau yang sebenarnya tidak 100%disetujui, mengingat Tuhan telah memberi manusia, kebebasan untuk memilih apakah mengikuti kehendaknya sendiri atau mengikuti kehendak Tuhan. (supaya kita jangan selalu menyalahkan Tuhan)

    —————-
    Sekilas info(16)

    Tuhan telah memberikan kebebasan pada manusia dengan harapan agar manusia bisa mempergunakan kebebasan itu dengan bijak, bukan dengan kebebasan yang tanpa batas yang sama dengan tanpa hukum atau tanpa aturan.

    mungkin banyak manusia lupa bahwa Tuhan sebenarnya tidak hanya memberi kebebasan saja, tapi Tuhan juga telah memberikan peringatan, sebagai baju bagi kebebasan kita,
    artinya bahwa saat kita menggunakan kebebasan itu, maka sudah seharusnya kita mengingat hukuman-Tuhan yang menanti apabila kita menyalahgunakan kebebasan itu.

    maka kebebasan yang kita pakai itu, akan dituntut pertanggungjawabanya nanti, di persidangan Ilahi, dimana semua manusia dikumpulkan dari segala penjuru bumi dan tak seorangpun bisa berbohong, ataupun bersaksi dusta.

    —————-
    Sekilas info(17)

    rencana Tuhan memang selalu menjadi kenyataan, tapi harapan Tuhan belum tentu menjadi kenyataan, karena manusia yang telah diberi kebebasan oleh Tuhan, lebih sering mengingat gadget, dari-pada mengingat Tuhan.

    —————–
    Sekilas info(18)

    ada hambaTuhan yang mendapat penglihatan, bahwa ternyata nanti, di akhir dari akhir zaman, saat ada pengangkatan, ternyata ada orang Islam yang juga diangkat ke sorga.

    —————-
    Sekilas info(19)
    “cerita santai (dongeng), {own version}”

    seandainya cicak bisa bicara, mungkin cicak itu akan bertanya: “Ya Tuhan, Engkau kok nggak adil ama aku, Engkau nggak CS deh ama aku, soalnya aku kan, nggak Engkau beri sayap, tapi mangsaku, malah Engkau beri sayap?”

    Lalu Tuhan menjawab: “Karena didalam dirimu, telah kutanamkan benih yang luarbiasa yaitu semangat juang yang luiarbiasa yang berkobar untuk bertahan hidup, karena itulah, kau tidak perlu Kuberi sayap, lagi pula, kalau hewan bersayap bisa memakan mangsa yang bersayap pula, itu kan hal biasa. Tapi kamu luarbiasa, karena kamu bisa memakan mangsa yang bersayap, padahal kamu tidak bersayap”

    —————-
    Sekilas info(20)

    mungkin ada orang yang berkata dalam hatinya:”Ya Tuhan, rasanya penderitaanku ini tiada berakhir, padahal aku melakukan kebenaran ataupun Firman-Mu”.

    maka dari itu, saya ingin mengingatkan kata-kata penghiburan buat anda yaitu bahwa:

    penderitaan yang kita alami tidak ada apa-apanya dibandingkan kebahagiaan dan nikmatnya sorgawi, karena itu janganlah patah asa apalagi bunuh diri, namun tetaplah berkobar semangat juang menjalani hidup ini yang didasari juga dengan kejujuran yang dikawal oleh kearifan, karena kejujuran dijaman ini, tidak bisa berdiri sendiri, tapi harus digandeng dengan kearifan, agar kejujuran anda tidak dipermainkan oleh orang lain, juga tidak menjadi bulan-bulanan orang lain

    —————–
    Sekilas info(21)

    bagi yang tergerak hatinya untuk menambah doa dipagi hari, mungkin nggak ada salahnya jika anda berkata dalam hatimu: “Ya Tuhan atas segala makhluk, biarlah Engkau yang lebih menguasai lahir dan batinku dan paksalah hamba menuju jalan-Mu, jika hamba bebal dihadapan-Mu”.

    —————-
    Sekilas info(22)

    mungkin ada orang yang berkata dalam hatinya: “mengapa pada umumnya, orang jahat itu diberi umur panjang oleh Tuhan”

    *mungkin jawabanya adalah :

    karena Tuhan sedang memberi waktu bagi orang jahat itu, untuk bertobat,

    tapi apabila orang jahat itu tidak-tahu-diri kalau dirinya diberi waktu-tobat oleh Tuhan,

    maka berarti Tuhan sedang menunggu orang jahat itu, agar bertambah-tambah dosanya hingga dosa orang jahat itu menjadi semakin banyak-sekali dan menjadi semakin layak untuk dimasukan ke neraka yang paling berat hukumanya.

    —————-
    Sekilas info(23)

    memang yang paling sulit dalam hidup kerohanian, adalah ketika kita belajar menerima kedaulatan-Tuhan juga ketika Tuhan sendiri, dengan sengaja tidak mempercayakan diri-Nya sebagai Tuhan yang baik.(ini termasuk ujian tingkat tinggi).

    —————-
    Sekilas info(24)

    bagi saya, Kedaulatan-Tuhan(perbuatan-perbuatan-Nya), berada diatas segala kebenaran juga bahkan diatas firman-Nya bahkan-lagi diatas kebenaran hatinurani, artinya bahwa ketika Tuhan memandang perlu, untuk melakukan manuver-manuver yang tidak biasanya, maka bagi saya, Dia tetap berhak melakukan itu. Karena itu jugalah saya pernah sampai bertanya-tanya kenapa mengapa Tuhan seolah melanggar firman-Mu sendiri.

    dan bagi saya Dia juga berhak menentukan saya dineraka, maka seandainya Dia menentukan saya dineraka dari sejak saya dilahirkan, maka saya cuma minta satu hal saja, yaitu supaya Tuhan tetap mengizinkan saya untuk mencintai-Nya.

    —————-
    Sekilas info(25)

    Tuhan itu, terlalu benar untuk disalahkan, terlalu suci untuk berdosa, juga terlalu sempurna untuk dikambinghitamkan.

    Ya Tuhan atas segala makhluk, Engkaulah yang selalu benar dan yang paling benar, Engkaulah yang selalu suci dan yang paling suci, juga Engkaulah yang selalu sempurna dan yang paling sempurna,

    biarlah segala lidah mengaku bahwa Engkaulah yang paling layak dimuliakan dan biarlah segala makhluk sujud gemetar dihadapan-Mu.

    —————-
    Sekilas info(26)

    kadang saya berpikir, mengapa ada bayi-bayi ataupun anak-anak kecil (yang masih belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat), tapi mereka harus mengalami kematian dalam kandungan, kematian karena bencana, kematian tragis(kematian yang tidak lazim), penderitaan jasmani yang begitu berat, penyiksaan dan lain sebagainya yang bisa mengguncangkan hati nurani kita, tapi saya percaya bahwa Tuhan atas segala makhluk telah menyediakan penghiburan khusus dan penyambutan khusus bagi mereka, dan mereka akan ditempatkan ketempat yang teristimewa disorga dalam taraf manusia, bahkan mungkin saja, mereka akan ditempatkan didekat Takhta Tuhan.

    —————-
    Sekilas info(27)

    mungkin ada orang yang bertanya dalam hatinya, mengapa Tuhan seolah tega mengambil orang yang saya sayangi.

    bisa jadi jawabanya adalah sebagai berikut :

    1. karena, sebelum orang itu terhanyut oleh arus dunia yang mengakibatkan dia menuju ke neraka, maka Tuhan berinisiatif untuk mengambil dia dahulu, mumpung orang itu masih layak ditempatkan disorga.

    2. mungkin anda telah mendewakan orang itu dalam hati anda.

    3. mungkin dengan adanya orang itu, anda sering menunda ataupun membatalkan waktu beribadah.

    4. mungkin dalam hati anda, anda lebih condong kepada orang itu dari pada kepada Tuhan.

    5. mungkin Tuhan mempunyai rencana lain yang masih perlu kita gali, dengan dasaran pikiran yang positif kepada Tuhan, sambil memohon bimbingan-Nya.

    NB: bisa jadi salah satu jawaban diatas menjadi salah satu jawaban dalam persoalan kita yang lain, agar kita jangan menyalahkan Tuhan, walaupun dalam hati.

    —————-
    Sekilas info(28)

    kadang kita memang tidak bisa menghindari adanya perbedaan tipis yang memang sulit untuk dibedakan,

    saking tipisnya perbedaan itu, kadang hal itu mungkin bisa digambarkan sebagai “serupa tapi tak sama”,

    dan serupa tapi tak sama itu, mungkin bisa dicontohkan seperti “do tinggi dan do rendah”, sama-sama ber-nada do tapi berbeda oktaf.

    —————-
    Sekilas info(29)

    minyak dan air berbeda, tapi mereka sama-sama termasuk zat cair.

    —————-
    Sekilas info(30)

    kadang dalam pikiran saya terbersit pertanyaan,

    seandainya hanya ada dua pilihan antara Tuhan yang bertindak sewenang-wenang, dan iblis yang bertindak sewenang-wenang, mana yang saya pilih?

    maka saya akan tetap memilih Tuhan yang bertindak sewenang-wenang.

    Karena kalau Tuhan bertindak sewenang-wenang, saya percaya Dia pasti bertanggungjawab(walaupun seandainya saya tidak melihat pertanggung-jawaban Tuhan didunia ini).

    —————-
    Sekilas info(31)

    terang dan gelap tidak bisa bersatu, kecuali dalam hati manusia.

    Karena itu berjuanglah sebisa mungkin sembari memohon pertolongan-Nya, supaya terang yang ada padamu bisa menjadi lampu untuk jalan-jalanmu.

    —————
    Sekilas info(32)

    Imamat 17
    17:7 Janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin, sebab menyembah jin-jin itu adalah zinah. Itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun.

    —————-
    Sekilas info(33)

    kalau ada mereka yang mengatakan semua agama itu sama,

    mungkin yang dimaksudkan adalah dalam hal, sama-sama mendirikan kebajikan.

    jadi mereka memandang dalam sudut pandang yang pada umumnya, atau secara garis besar yang dalam salah satu tujuan yang sama.

    —————–
    Sekilas info(34)

    janganlah kita mempunyai mental untuk hanya mau, menerima yang enak-enak saja dari Tuhan,

    namun seharusnya, kita juga mau belajar, untuk menerima apa-apa yang tidak enak dari Tuhan, baik secara lahiriah maupun batiniah dalam seumur hidup kita,

    dan inilah yang seharusnya juga, menjadi bagian dari inti pengajaran agama oleh para pemuka-pemuka agama diseluruh dunia.

    —————–
    Sekilas info(35)

    kalau kita teringat bahwa Tuhan itu Maha-Kasih,

    maka seharusnya, kita juga mengingat bahwa Tuhan juga Maha Adil,

    yang nantinya, akan membalaskan manusia menurut perbuatanya.

    Agar kita tidak lupa diri, dihadapan-Nya

    —————–
    Sekilas info(36)

    orang yang paling bodoh, adalah orang yang dalam hatinya mengira, bahwa dia bisa mempermainkan keselamatan, kebaikan, kasih juga pengampunan dari Tuhan, dan orang yang paling parah adalah orang yang menyalahgunakanya.

    —————-
    Sekilas info(37)

    kalau kita hanya mengingat bahwa Tuhan itu Maha kasih, Maha Pengampun, Maha baik, maka hal ini bisa membuat kita terbuai dan tersesat.

    —————-
    Sekilas info(38)

    kalau Tuhan itu Maha kasih, bukan berarti kita boleh tidak beribadah untuk seterusnya, juga bukan berarti Tuhan membolehkan kita berbuat apa saja dengan melanggar semua aturan atau hukum agama ataupun negara.

    —————-
    Sekilas info(39)

    kalau Tuhan itu Maha Pengampun, itu bukan berarti kita selalu terhindar dari hukuman Tuhan.

    —————-
    Sekilas info(40)

    kalau Tuhan itu Maha Baik, maka belum tentu Dia melakukan kebaikan seperti yang kita anggap,

    tapi memang kadang atau sering, kebaikan Tuhan itu tidak bisa kita logika.

    Contohnya, ada kisah nyata seperti dibawah ini:

    ketika hambaTuhan yang terkena kecelakaan dan kehilangan kakinya dan ketika hambaTuhan itu bertanya pada Tuhan “mengapa ini terjadi padaku”, lalu Tuhan menjawab “itulah yang terbaik”.

    Jadi dalam kisah nyata diatas, yang dimaksud Tuhan terbaik adalah menurut pandangan Tuhan, bukan terbaik menurut pandangan manusia.

    —————-
    Sekilas info(41)

    mungkin di era akhir jaman ini, akan banyak iman-iman yang mulai tertidur, yang sudah mulai lelah untuk mempercayai keMaha-an Tuhan ketika dihadapkan dalam situasi ataupun kondisi, yang sering kali mengguncangkan iman, namun tetaplah juga untuk berjuang agar kita tetap berpikir positif pada Tuhan, terkhusus dalam situasi terburuk.

    —————-
    Sekilas info(42)

    mungkin salah-satu PR terbesar bagi para pemuka-pemuka agama diseluruh dunia adalah mengisi kekosongan pikiran para jemaah atau jemaat, agar mereka tidak menjadi generasi “penuduh Tuhan” yang selalu menyalahkan Tuhan dalam hati mereka.

    —————-
    Sekilas info(43)

    semua kekayaan, kepandaian, kemampuan ataupun talenta, juga apa-apa yang bisa dibanggakan oleh manusia, adalah titipan Tuhan, karena itulah manusia tidak pantas menyombongkan dirinya.

    —————
    Sekilas info(44)

    jika Tuhan sendiri yang membuat perbedaan, maka siapakah yang mampu memecahkanya, kecuali Tuhan dan makhluk yang kepadanya Tuhan berkenan menyatakanya.

    —————-
    Sekilas info(45)

    marilah kita sama-sama belajar untuk menyikapi perbedaan dengan bijak, agar Tuhan tidak menutup hati nurani kita juga agar Tuhan mau menambahkan rema kepada kita, sehingga kita bisa mengumpulkan serpihan-serpihan hikmah dari tirai-tirai yang berbeda

    —————-
    Sekilas info(46)

    jika kita membiasakan diri bertanya untuk mencari tahu dan tidak untuk menyerang, maka akan ditambahkan kepadamu serpihan rema yang terpendam.

    —————-
    Sekilas info(47)

    Tuhan itu memang unik, kadang Dia menyembunyikan rema dalam diri orang yang kita benci, bahkan pada orang yang kita anggap paling bejat(tapi bukan berarti Tuhan mendukung orang jahat) bahkan pula, kadang Dia memberkati kita dari orang yang kita tidak sukai.

    —————-
    Sekilas info(48)

    jika kita bisa menahan diri untuk membenci, maka janganlah kita membenci, namun jika kita tidak tahan untuk membenci, maka janganlah terlalu membenci.

    —————-
    Sekilas info(49)

    perbedaan itu bisa menjadi indah, seperti keindahan pelangi yang terdiri dari warna yang berbeda-beda, tapi itu tergantung bagaimana kita menyikapi perbedaan itu.

    —————-
    Sekilas info(50)

    seperti pria dan wanita, mereka adalah dua dunia yang berbeda, tapi justru Tuhan menciptakan mereka untuk menjadi satu rumah-tangga dalam pernikahan. Jadi, walaupun mereka berbeda, maka bukan berarti mereka tidak bisa hidup berdampingan dalam keharmonisan, mungkin inilah juga yang menjadi salah-satu PR bagi kita, sebagai umat.

    —————-
    Sekilas info(51)

    bagi yang tergerak hatinya, mungkin inilah beberapa contoh dalam menyikapi perbedaan:

    1. menjadikan perbedaan itu sebagai tambahan pengetahuan.
    2. menyikapi perbedaan itu dengan teguran kasih, dan tidak ada salahnya kita menambahkan kata maaf.
    3. menyikapi perbedaan itu dengan menghormati kebebasan untuk memilih apa yang dia percayai, karena salah satu yang terpenting dalam hal ini adalah bahwa kita sudah menyampaikan apa yang kita ketahui dan selebihnya adalah urusan Tuhan.
    4. dan sebagainya, dengan dasaran kasih juga niat hati yang tidak memusuhi.

    —————-
    Sekilas info(52)

    saya percaya bahwa ada saat-saatnya dimana ketidak-tulusan manusia, masih dimaklumi oleh Tuhan, seperti ketika kita sedang malas berdoa di pagi hari,

    namun karena kita berusaha untuk belajar menyenangkan hati-Tuhan,

    maka kita memaksakan diri untuk berdoa,

    dan saya percaya bahwa Tuhan masih mau menerima doa kita.

    karena banyak orang malas beribadah dengan alasan ketidak-tulusan hati, bahkan ada yang sampai 5 tahun tidak pernah beribadah sama sekali.

    —————-
    Sekilas info(53)

    penderitaan memang bukan untuk dicari, tapi jika Tuhan menghadapkan kita pada penderitaan(baik lahiriah maupun batiniah), maka baiklah kita belajar untuk merelakan hati kita dan berserah pada-Nya (walaupun dalam keadaan yang terburuk) serta memohon pada-Nya agar ditambahkan kekuatan kita untuk melaluinya.

    —————-
    Sekilas info(54)

    tidak ada seorangpun yang bisa tawar-menawar dengan Tuhan dalam hal orang itu akan dilahirkan dalam rupa yang bagus atau dalam rupa yang jelek, dalam keluarga yang kaya atau dalam keluarga yang miskin, juga dalam ras apa, ataupun dalam agama apa.

    kalau sekilas kita memandang sepertinya Tuhan itu egois, tapi tidak apalah.

    Karena bagi saya, tidak ada yang boleh egois selain Tuhan atas segala makhluk dan Dia masih berhak melakukan itu.

    —————-
    Sekilas info(55)

    ketika aku memandang sinar mata bayi-bayi yang tidak berdosa dari semua agama, aku menjadi terharu, karena mereka bisa saja menjadi korban dari ke egoisan kita dalam perdebatan yang tidak sehat yang bisa menimbulkan api dendam, amarah antar agama yang berbeda sehingga bisa membuka peluang akan terjadinya lagi perang agama yang bisa menimbulkan korban-korban mereka yang tidak bersalah termasuk anak-anak kecil dan bayi-bayi yang tidak berdosa yang bisa saja mati karena terkena bom akibat perang agama. karena itulah maka janganlah kita terfokus untuk memperbesar perbedaan tapi terfokuslah untuk bagaimana kita tetap bisa hidup rukun walaupun berbeda prinsip atau kepercayaan.

    —————-
    Sekilas info(56)

    kadang orang kaya itu tidak seperti yang kita pikirkan karena orang kaya itu bisa jadi mengalami hal-hal seperti dibawah ini:

    1. mereka tidak akan benar-benar menemukan sahabat sejati.
    2. mungkin hidup mereka jarang ada damai karena sering ada pertengkaran tentang hak waris dalam keluarganya.
    3. mereka sering tidak tenang hatinya karena banyak yang mengincar hartanya.
    4. mereka menjadi sering gelisah dan kurang tidur karena memikirkan uang dan hartanya yang begitu banyak.

    —————-
    Sekilas info(57)

    tapi orang-orang kaya itu masih mempunyai peluang untuk masuk surga, jika orang kaya itu menjadi orang kaya yang bijaksana.

    orang kaya yang bijaksana adalah orang kaya yang mau memberikan sebagian hartanya kepada orang-orang yang memang benar-benar memerlukan, seperti orang miskin, yatim piatu, gelandangan dan sebagainya dengan tidak mengabaikan ibadah.

    —————-
    Sekilas info(58)

    orang yang tampan tidak akan pernah disebut tampan kalau tidak ada orang yang jelek, demikian juga orang yang cantik.

    jadi sebenarnya orang yang tampan dan orang yang cantik seharusnya berterimakasih kepada orang yang jelek, karena orang yang jelek itu ikut berjasa atas sebutan mereka.

    —————-
    Sekilas info(59)

    orang yang tampan dan orang yang cantik memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk tidak setia pada pasanganya, sedangkan orang yang jelek mempunyai kecenderungan yang lebih kecil untuk tidak setia pada pasanganya.

    jadi masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

    —————-
    Sekilas info(60)

    semua agama juga mempunyai kelebihan masing-masing, tapi adalah tidak bijak jika kita mencari-cari kelemahan atau kekurangan agama lain.

    —————-
    Sekilas info(61)

    mungkin orang yang paling banyak dimaklumkan dosanya, adalah orang-orang yang cacat, karena mereka menderita seumur hidup.

    —————-
    Sekilas info(62)

    mungkin ada orang yang berkata dalam hatinya

    “mengapa harus ada kematian yang tragis bagi orang-orang yang sungguh-sungguh pada Tuhan”.

    mungkin jawabanya adalah

    dengan kematian yang tragis itu, maka orang itu sedang diberi kesempatan oleh Tuhan untuk membayar harga dengan cara yang singkat dan juga untuk mempercepat orang itu menuju tingkatan surga yang lebih tinggi..

    —————-
    Sekilas info(63)

    marilah kita sama-sama juga belajar untuk tetap lebih mencintai Tuhan dari segalanya, walaupun jika seandainya:

    1. Tuhan lebih memberkati orang yang kita benci.
    2. Tuhan tidak selalu melindungi kita.
    3. Tuhan tidak selalu menolong kita.
    4. Tuhan memberi hikmat ataupun kemampuan lebih, kepada orang yang lebih muda dari kita.
    5. dan sebagainya.

    —————-
    Sekilas info(64)

    mungkin ada baiknya kalau kita memikirkan semua yang terburuk yang bisa saja terjadi pada kita, untuk mempersiapkan mental kita, apabila seandainya Tuhan dengan tiba-tiba, menghadapkan kita, pada apa yang paling kita takutkan terjadi,

    supaya apabila kita kecewa pada-Nya, paling tidak, kita tidak terlalu kecewa pada-Nya,

    dan semoga kita tidak kecewa pada-Nya dan tetap setia pada-Nya.

    karena kesetiaan yang Tuhan tuntut adalah kesetiaan sampai akhir, walaupun dalam situasi yang terburuk sekalipun.

    —————-
    Sekilas info(65)

    agar kita tidak hanyut dalam kesombongan,

    mungkin ketika kita melihat orang yang kita anggap lebih berdosa dari kita, kita bisa menanamkan pikiran yang seperti ini:

    seandainya aku menjadi orang itu, belum tentu aku lebih baik dari orang itu(tapi bukan berarti dalam hati kita, kita mendukung perbuatan dosa orang itu).

    —————-
    Sekilas info(66)

    kalau ada orang yang rajin beribadah tapi perbuatanya tidak terpuji, maka ambilah perkataanya yang bisa membangun rohanimu, tapi janganlah meniru perbuatanya yang tidak patut ditiru dan janganlah menjadi jera beribadah karena melihat orang yang seperti itu tapi lihatlah kebenaran Tuhan.

    —————-
    Sekilas info(67)

    mungkin ada orang yang bertanya dalam hatinya..

    “mengapa Tuhan menciptakan manusia yang bisa jatuh dalam dosa”

    mungkin jawabanya adalah:

    yang jelas bukan berarti Tuhan mendukung dosa, tapi supaya manusia lebih melihat kebenaran Tuhan yang selalu benar dan yang paling benar, juga agar manusia jangan berkata bahwa dirinya bisa menjamin untuk selalu benar dalam lahir dan batinya dalam seumur hidupnya.

    NB: memang orang benar itu ada, namun orang yang selalu benar(dalam batinya) itu tidak ada.

    —————-
    Sekilas info(68)

    aku bersyukur ternyata Kristus juga mau memperdengarkan suara-Nya pada orang yang mungkin tidak pernah dilirik oleh orang lain yaitu seorang penjual air, seperti yang saya pernah lihat dalam kisahnyata solusi di tv, dan dalam kisahnyata lain, Kristus mau menampakan dirinya kepada pemulung-pemulung dan menyembuhkan sakit mereka, ini pernah terjadi disurabaya.

    —————-
    Sekilas info(69)

    jika kita sedang digoda oleh kesombongan rohani dalam hati, maka cepat-cepatlah meminta ampunan-Nya, sebelum Tuhan mengurangi kekuatan kita sehingga kita jatuh dalam pencobaan yang seharusnya kita bisa melaluinya.

    —————
    Sekilas info(70)

    janganlah kita menjadi ahli hukum untuk memutarbalikan hukum, dan jika demikian yang terjadi, maka dosa kita bisa dilipat gandakan oleh Tuhan.

    —————-
    Sekilas info(71)

    ketika dosa sedang mengintip, maka cepat-cepatlah minta pertolongan Tuhan sambil berusaha menghindari dosa juga berusaha menghindari kesempatan berbuat dosa.

    —————-
    Sekilas info(72)

    setia kawan itu perlu, tapi kalau kita tetap membela mati-matian kawan kita padahal dia jelas-jelas salah, maka kesetiakawanan kita adalah kesetiakawanan yang tidak sehat.

    —————-
    Sekilas info(73)

    kadang atau sering, dalam hidup ini, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, namun tetaplah belajar bersyukur dalam hatimu, baik dalam suka maupun duka.

    —————
    Sekilas info(74)

    dalam menjalani hidup ini, memang ada jatuh bangunya, tapi usahakanlah setidak-tidaknya, agar lebih banyak bangunya dari pada jatuhnya, sambil dalam hati, memohon tuntunan-Nya.

    —————
    Sekilas info(75)

    memang ada kalanya Tuhan membiarkan kita berjuang sendiri, seperti perjuangan ulat untuk keluar dari kepompongnya, agar kita melakukan apa yang menjadi bagian kita,

    karena kalau semua-semua Tuhan yang melakukan, lalu kapan kita melakukan bagian kita.

    —————-
    Sekilas info(76)

    jika buku diibaratkan manusia,

    kadang buku itu,

    sampulnya jelek isinya juga jelek, kadang sampulnya jelek isi tidak jelek,

    kadang juga,

    sampulnya bagus isinya juga bagus tapi terkadang sampulnya bagus isinya tidak bagus.

    —————-
    Sekilas info(77)

    ada pengampunan yang tidak perlu disertai hukuman, tapi ada pengampunan yang harus disertai hukuman untuk menimbulkan efek jera.

    —————-
    Sekilas info(78)

    ada kata maaf yang bisa diterima saat itu juga, tapi ada kata maaf, yang membutuhkan waktu, untuk bisa menerimanya,

    semoga Tuhan menambahkan kesabaran hati.

    —————-
    Sekilas info(79)

    janganlah kita suka menunda-nunda beribadah, supaya jangan sampai Tuhan dengan terpaksa, mengeluarkan cambuk-Nya untuk untuk mendisiplinkan kita.

    —————
    Sekilas info(80)

    ada kisah kesaksian nyata dari orang yang suka menunda-nunda untuk meluangkan waktu buat Tuhan karena dia orang sibuk, lalu akhirnya dia mendapat kecelakaan dan dibawa kerumah sakit, lalu sadarlah dia, bahwa tiba-tiba dia mepunyai banyak waktu luang untuk berdoa, tapi dirumah sakit.

    —————
    Sekilas info(81)

    luangkanlah waktu setiap hari untuk Tuhan, karena manusia tidak tahu kapan ia akan di panggil, karena diera akhir jaman ini, kemungkinan besar, akan lebih banyak kematian yang tidak disangka-sangka.

    —————-
    Sekilas info(82)

    janganlah kita berkata dalam hati, aku akan bertobat kalau aku sudah tua nanti, (sedangkan manusia tidak tahu kapan ajal menanti).

    Karena maut itu, tidak pernah pandang bulu, apakah engkau masih muda atau tua, apakah engkau sedang sehat atau sakit, maka berlombalah untuk mengumpulkan perbekalan yang abadi selagi kita hidup dalam dunia yang fana ini.

    —————-
    Sekilas info(83)

    Tuhan tidak pernah menerima pertobatan yang direncanakan, ataupun pertobatan yang hanya dimulut.

    Tapi Tuhan menerima pertobatan yang keluar dari hati dan terwujud dalam perbuatan yang secara terus-menerus.

    —————-
    Sekilas info(84)

    mungkin ada orang bertanya dalam hatinya

    “untuk apa Tuhan menciptakan manusia”

    mungkin jawaban saya adalah:

    Tuhan mempunyai tujuan utama dan tujuan lainya, dalam menciptakan manusia.

    dan tujuan utama Tuhan dalam hal menciptakan manusia adalah

    agar manusia menjadi penyembah-penyembah yang benar dan tetap setia walau dalam suka dan duka, terkhusus dalam duka, karena penyembahan manusia bisa lebih tinggi tingkatanya dibanding dengan penyembahan malaikat.

    mungkin inilah tujuan lainya dalam hal Tuhan menciptakan manusia yaitu :

    1. untuk memelihara bumi, supaya bumi ini ada yang merawatnya.

    2. agar manusia mendapat kesempatan untuk bisa naik tingkat atau level berikutnya dalam tingkatan sorga yang hanya bisa ditentukan melalui kehidupan manusia didunia, tapi itu tergantung manusia itu sendiri.

    3. untuk mengerjakan PR rohani (agar kita melakukan bagian kita) yang juga didasari oleh kebijaksanaan (dalam menghadapi perbedaan yang sudah Tuhan gariskan) juga kearifan (dalam menelaah dan melakukan Firman-Nya), dan PR jasmani (agar manusia tidak malas) untuk tetap berusaha dengan sebisa mungkin dalam segala kebaikan dengan tidak mengabaikan hal-hal lainya yang memang perlu dilakukan karena kita masih hidup dibumi ini, asalkan dengan cara yang baik dan benar dengan semampu-mampunya yang juga tidak bertentangan dengan Firman-Nya juga hatinurani.

    4. (untuk ateis), agar mereka, dengan semaksilmal mungkin, melakukan apa-apa yang tidak bertentangan dengan hati nurani sambil mencari siapakah yang menciptakan dunia ini, yang adalah Tuhan atas segala makhluk dan berusaha untuk mempercayai-Nya, juga berusaha menjadi orang yang beragama.

    5. untuk menikmati kesenangan dunia dengan sewajarnya dan secukupnya juga dengan rasa tahu diri, juga tetap berusaha juga untuk belajar menyenangkan hati-Nya, agar kita tidak hanya menyenangkan diri sendiri saja. Dan juga agar kita tetap mengingat bahwa didunia ini tidak hanya ada kesenangan, agar kita mempersiapkan mental kita untuk hal ini, karena hanya disorgalah terdapat kesenangan yang terus-menerus.

    6. dan sebagainya

    —————-
    Sekilas info(85)

    jalan keselamatan itu seperti pintu yang sempit karena itulah keselamatan itu butuh perjuangan bahkan dalam lahir dan batin.

    jadi keselamatan itu butuh perjuangan, dan keselamatan itu tidak semudah mengedipkan mata ataupun membalikan tangan.

    maka janganlah para pengkotbah membuat seolah keselamatan itu mudah didapat dengan tidak perlu perjuangan, sehingga para jemaat menjadi meremehkan atau menggampangkan akan keselamatan itu, jika ini terjadi maka Tuhan juga akan menuntut pertanggung-jawaban dari para pengkotbah itu.

    —————-
    Sekilas info(86)

    kalau ada orang kristen yang bisa menjadi terang dihadapan orang lain tapi tidak bisa menjadi terang didalam rumahnya sendiri, maka terang orang itu adalah terang yang palsu

    ambil saja petuahnya yang bisa menambah kerohanianmu tapi jangan meniru perbuatanya yang tidak pantas menjadi teladan.

    —————-
    Sekilas info(87)

    kalau anda tergolong orang yang sibuk dalam pelayanan, maka tetaplah menyisihkan waktu untuk keluarga anda, karena jangan sampai keluarga anda terbengkalai atas nama pelayanan.

    —————-
    Sekilas info(88)

    janganlah menjual seluruh hartamu atau memberi semua uangmu, kecuali engkau memang mendapat petunjuk tanda-tanda Ilahi yang tidak bisa dibantah.

    —————
    Sekilas info(89)

    Tuhan tidak pernah melarang orang untuk menjadi kaya, asalkan dengan cara yang halal dan menjadi orang kaya yang bijaksana.

    Tapi yang Tuhan larang adalah keterikatan hati yang berlebihan terhadap harta atau uangnya yang banyak itu.

    —————-
    Sekilas info(90)

    kita boleh saja mengagumi, memuji, mencintai, menyayangi apa saja dan siapa saja, asalkan tidak keluar dari Firman-Nya, dengan cara yang benar, juga pada porsinya dan jangan sampai semua itu melebihi apa yang kita lakukan untuk Tuhan.

    —————-
    Sekilas info(91)
    “antara logika dan iman”

    sepertinya logika itu bisa dibilang unik, kadang ia bisa menjadi kawan tapi kadang ia bisa menjadi lawan dalam batin kita.

    tapi kita boleh saja membuat logika sebagai partner dalam hidup kita, sepanjang logika itu tidak menyudutkan Tuhan dan segala hal tentang Tuhan.

    Tapi jika logika kita sedang menyudutkan Tuhan, maka saat inilah iman wajib berperan, dan biarkanlah iman yang lebih memimpin daripada logika,

    tapi tentu saja dengan iman yang didasar-utamakan oleh Tuhan atas segala makhluk yang kita cintai dengan tidak bersyarat sehingga sebagai manusia yang mempunyai rasa tahu diri pada-Nya,

    maka kita wajib untuk selalu berpikir positif padaNya walau dalam situasi yang paling mengguncangkan sekalipun.

    —————-
    Sekilas info(92)

    kadang kita tidak mempunyai pilihan lain, untuk berbuat baik didepan orang,

    salah satu contohnya, seperti memberi uang kepada pengemis yang sudah tua, di depan banyak orang,

    tapi itu sebenarnya bukan masalah, selama dalam hati kita, kita tidak mempunyai niat untuk dilihat orang ataupun dipuji orang,

    demikian pula terhadap perbuatan-perbuatan baik yang lainya termasuk saat menjalankan ibadah.

    —————-
    Sekilas info(93)

    alkitab mengatakan bahwa musuh orang kristen bukanlah orang Islam ataupun orang lain, karena musuh orang kristen bukan darah dan daging tapi iblis dan setan-setanya,

    tapi bukan berarti kita berhak meremehkan iblis dan setan-setan itu, karena hanya Tuhan-lah yang berhak meremehkan iblis dan setan-setan itu dan karena kita mengusir mereka dengan kekuatan Tuhan, bukan dengan kekuatan kita.

    —————-
    Sekilas info(94)

    mungkin kadang atau sering kita suka meremehkan hal-hal kecil atau hal-hal sepele dalam hati kita,

    namun mungkin jarang kita menyadari bahwa dengan kebiasaan kita yang suka meremehkan hal-hal kecil atau hal-hal yang sepele itu, akan memperbesar kemungkinan bahwa hal itu, nantinya, bisa saja menjadi bumerang bagi kita sendiri.

    —————–
    Sekilas info(95)

    janganlah juga, kita suka menghakimi orang lain dalam hati kita,

    karena bisa jadi, Tuhan sendiri yang akan membuat kita menjadi tidak lebih dari orang yang sering kita hakimi dalam hati,(agar kita rendah hati)

    bahkan lagi, tidak menutup kemungkinan, kalau kita, bisa menjadi lebih parah dari orang yang sering kita haikimi dalam hati.

    —————-
    Sekilas info(96)

    biarlah kita juga sama-sama dengan sebisa-mungkin berusaha belajar untuk memupuk juga mempertahankan rasa tahu-diri baik dalam lahiriah maupun batiniah kita sampai seumur hidup kita, sambil memohon bantuan dan restu-Nya,

    yaitu rasa tahu-diri kepada segala makhluk, kepada diri-sendiri, kepada orang lain, kepada hati nurani, kepada agama, kepada kitabnya, juga rasa tahu-diri terhadap tanggungg-jawab, terhadap lingkungan, terkhusus terhadap Tuhan atas segala makhluk,

    yang juga didasari oleh rasa untuk siap menerima resiko, apabila seandainya Tuhan berkehendak lain, yang jauh bersebrangan dengan kehendak kita.

    agar jangan sampai Tuhan dengan terpaksa menambahkan takdir duka yang seharusnya tidak perlu kita tanggungg, untuk menghukum kita.

    —————-
    Sekilas info(97)

    Tuhan memang melihat hati, tapi bukan berarti Tuhan tidak menilai perbuatan kita.

    karena bisa jadi banyak orang bisa-bisa tidak beribadah seterusnya dengan alasan Tuhankan melihat hati.

    —————–
    Sekilas info(98)

    inti dalam perdebatan agama adalah bukan masalah menang atau kalah,

    tapi bagaimana kita bisa memberi tahu argumen kita dengan cara yang terbaik menurut iman masing-masing, yang juga didasari oleh kerendah-hatian.

    menang dalam perdebatan itu, boleh-boleh saja, asalkan dengan cara yang baik dan benar yang juga didasari oleh rasa rendah hati.

    tapi akan menjadi percuma, jika kita hanya menang dalam perdebatan, namun tidak menang dalam tanggung-jawab kita terhadap agama dan kitab kita masing-masing., ketika Hari Penghakiman telah tiba.

    jadi kita boleh saja bertujuan menang dalam perdebatan,
    tapi janganlah itu menjadi tujuan utama.

    semoga kita bersama, bisa menang dalam mempertanggung-jawabkan lahir dan batin kita, ketika Hari Penghakiman telah tiba.

    —————
    Sekilas info(99)

    bagi yang suka ke sarang walet, anda harus memakai masker, karena kalau tidak, dalam hidung anda, bisa ada ulat yang semacam belatung(tapi namanya ulat apa, saya lupa), ada kisah nyatanya di youtube.

    —————-
    Sekilas info(100)

    kita boleh berharap, (asalkan baik dan benar), tapi jangan terlalu berharap, karena bisa jadi, ujung-ujungnya kita bisa menyalahkan Tuhan dalam hati.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s