Mengapa Kita tidak Bersyukur?


Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7)

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya dan telah memberikan rezeki bagi hamba-hambaNya berdasarkan ketentuanNya. Begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada manusia, udara untuk bernafas, air untuk kebutuhan sehari-hari, hewan dan pepohonan untuk sandang dan pangan, tanah untuk tempat berpijak, dan masih banyak lagi nikmat Allah SWT yang diberikanNya, namun hanya sedikit hambaNya yang mau mensyukurinya. Allah swt berfirman,

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.” (QS. Ibrahim : 78 )

Begitu besar kasih sayang Allah SWT kepada manusia hingga tidak terhingga nikmat yang Dia berikan. Kita perhatikan saja anggota tubuh kita. Allah telah menciptakan sebagai makhluk yang begitu sempurna. Sejak lahir kita tidak mengetahui apapun, hingga Dia menganugerahkan kita panca indera, akal pikiran serta hati nurani. Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.(QS. An Nahl : 78 )

Nikmat Allah yang lain adalah siang dan malam. Ia menjadikan malam gelap dan sejuk, hingga pada saat itu manusia dapat beristirahat setelah seharian bekerja. Dan Allah SWT menjadikan siang begitu terang benderang, agar manusia dapat bekerja mencari rezeki Allah yang halal lagi baik. Allah SWT berfirman,

Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin memgambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.” (QS. Al Furqaan : 62)

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al Qashash : 73)

Tiada alasan bagi kita sebagai hambaNya untuk kufur akan nikmat dan rahmat Allah SWT. Bagamana jika Allah mengambil nikmat dari anggota tubuh kita. Bagaimana jika mengalihkan panas saat malam dan dingin pada siang hari. Sungguh, Dia-lah Allah, Dzat yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Allah SWT telah menundukkan bagi manusia, langit dan bumi, lautan, sungai, hewan dan tumbuhan serta siang dan malam, supaya manusia dapat mencari rezeki dan memperoleh nikmat Allah SWT. Firman Allah dalam Al Quran,

Allah lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya, dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Al Jaatsiyah : 12-13)

Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman,

Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasang dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan, ‘Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami’.” (QS. Az Zukhruf : 12-14)

Allah telah menetapkan ketentuan bagi langit dan bumi untuk tunduk kepada manusia sebagai khalifah. Bisa dibayangkan jika tanah yang kita pijak ini bergoncang karena tidak rela, air yang kita minum keluar dan berontak, semua yang di bumi ini tidak seperti biasa. Manusia hanya sesuatu yang lemah, hingga Allah menundukkan baginya alam semesta untuk memperoleh rezeki dan ridho Allah.

Begitulah Allah SWT, segala puji bagiNya, tiada tuhan melainkan Dia, hingga tidak seorang pun dari hambaNya yang tidak memperoleh nikmatNya. Dia menjadikan bumi ini sumber dari segala sumber rezeki. Hanya saja kebanyakan manusia malah mengambil jalan salah yaitu kufur akan nikmat Allah. Allah SWT berfirman,

Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 22)

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS. Al Baqarah : 212)

Dalam surah Al Baqarah ayat 212 di atas, Allah menegaskan bahwa Dia akan memberikan rezeki yang tanpa batas bagi orang-orang yang dikehendakiNya. Dan kita juga bisa lihat bagaimana dalam surah Ibrahim ayat 7, Allah SWT menegaskan akan menambahkan rezeki bagi siapa yang mensyukuri apa yang telah Allah berikan padanya. Dan Allah telah memberikan nikmat dan rahmatNya dalam segala bentuk. Masih pantaskah kita untuk tetap tidak bersyukur padaNya. Firman Allah SWT,

Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahmaan : 10-13)

Wallahu ‘alam bish showab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s