Shalat Tepat Waktu dan Berjamaah di Masjid


Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (QS. Al Hajj – 77)

Pada saat sekarang, umat islam, sebagian besar memiliki kesibukan duniawi baik di siang hari maupun ketika malam hari. Kesibukan yang banyak menyita banyak waktu dan tenaga ini tidak dapat dipungkiri juga menyita perhatian kita sehingga, tidak sedikit dari umat islam yang menunda shalatnya bahkan meninggalkannya.

Padahal menunaikan shalat tepat waktu dan berjamaah, memiliki keutamaan daripada shalat sendiri, apalagi jika shalat berjamaah dilakukan di masjid. Rasulullah saw bersabda,

Shalat berjama’ah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar)

Shalat berjamaah di masjid sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti hadits beliau yang diriwayatkan dari Abu Musa,

Yang paling besar pahala dalam sholat adalah mereka yang datang dari tempat yang paling jauh(HR. Bukhari dan Muslim)

Walaupun masjid yang ada letaknya jauh dari tempat kita berada, maka jikalau kita sanggup untuk ke sana, maka alangkah baiknya kita menunaikan shalat di masjid.

Shalat berjama’ah di masjid menjadi wajib hukumnya bagi orang yang berada dekat dengan masjid, yaitu ketika seseorang dapat mendengarkan suara muadzin ketika adzan, tanpa pengeras suara dan tanpa penghalang antaranya, seperti angin, dinding, dan lainnya yang dapat menghalangi suara tersebut.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa telah datang seorang laki-laki butamenemui Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah aku tidak memiliki penuntun yang akan membawaku ke masjid.’ Ia meminta agar Rasulullah saw memberikan rukhshah (keringanan) kepadanya untuk melakukan shalat di rumahnya lalu Nabi saw memberikan rukhshah kepadanya. Namun tatkala orang itu berlalu maka beliau saw memanggilnya dan bertanya kepadanya, ’Apakah kamu mendengar suara adzan untuk shalat?’ orang itu berkata, ’ya.’ Beliau bersabda, ’kalau begitu kamu harus menyambutnya (ke masjid).(HR. Muslim)

Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Rasululllah SAW bersabda,

Barangsiapa yang mendengar panggilan (adzan) kemudian tidak mendatanginya maka tidak ada sholat baginya kecuali ada udzur” (HR Ibnu Majah)

Kata udzur di sini adalah jika suara adzan di suatu masjid yang dikumandangkan tanpa pengeras suara  dan kondisi lingkungan tenang tanpa suara dan ganggugan angin, namun suara tersebut tidak terdengar oleh kita, maka kita dikategorikan udzur dan boleh untuk melaksanakan sholat berjama’ah di masjid lain yang lebih dekat.

Wallahu ‘alam bish showab

3 responses to “Shalat Tepat Waktu dan Berjamaah di Masjid

  1. Thanks bang sudah diingatkan kembali melalui artikel ini.Ditunggu update info lainnya bang.

  2. Alhamdulillah, sama-sama ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s